Menu

Kunjungan Kerja BPK ke KDEI Taipei

Pada tanggal 11 Agustus 2008 Kantor Dagang dan Ekonomi Indonesia menerima kunjungan kerja tim BPK yang beranggotakan I Nyoman Wara, Gokma Panjaitan, dan Amartiwi Sari. Tim BPK ini akan mengadakan tinjauan ke KDEI selama kurang lebih 2 minggu. Kedatangan tim BPK ini disambut langsung oleh Kepala KDEI Bapak Suhartono. Bapak Suhartono berterimakasih dan mengucapkan selamat datang atas kehadiran Tim Badan Pemeriksan Keuangan (BPK) di Kantor Dagang dan Ekonomi Indonesia di Taipei. Selanjutnya Bp. Suhartono memulai paparannya mengenai Perkembangan Hubungan Indonesia dan Taiwan.

Dimulai dari tahun 1967 saat terjadi ketegangan politik anatara Indonesia dan Republik Rakyat Tiongkok (RRT) sehingga dimulailah penempatan beberapa anggota BAKIN di Taiwan yang merupakan cikal bakal terbentuknya KDEI-Taipei, lalu berdasarkan Keputusan Presiden RI No. 48/1994 tanggal 7 Juli 1994 yang menegaskan menjadi Kantor dagang dan Ekonomi Indonesia di Taipei yang pembinaannya dibawah Departemen Perdagangan.

Dengan mengemban misi ”Memperluas, Memperlancar dan Meningkatkan Kerjasama Ekonomi dan Perdagangan dalam arti yang seluas-luasnya antara Indonesia dan Taiwan”, pelaksanaan Tupoksi KDEI Taipei meliputi beberapa bidang antara lain : Perdagangan, Industri, Investasi, Pertanian, Pendidikan, R & D, Ketenagakerjaan, Lalu lintas orang, Kebudayaan, Pariwisata, Perhubungan dan Perikanan.

Ketua tim BPK Bp. I Nyoman Wara, mengucapkan terima kasih atas paparan yang baru saja diberikan Kepala KDEI tentang Perkembangan Hubungan Ekonomi Indonesia Taiwan, dan Bp. I Nyoman Wara berharap pula hubungan kerjasama Indonesia dan Taiwan dapat terus ditingkatkan terutama di bidang pendidikan. Beliau berharap di kemudian hari semakin banyak pelajar Indonesia yang melanjutkan studinya di Taiwan, mengingat Taiwan saat ini mempunyai Universitas yang masuk ke dalam 10 besar universitas terbaik di Asia. Setelah seluruh paparan Kepala KDEI selesai, kegiatan dilanjutkan dengan pemeriksaan pelaksanaan tugas Tupoksi KDEI-Taipei.

Read more...

Courtesy Call ke Ministry of Economic Affairs (MOEA)

Pada tanggal 23 Juli 2008, Kepala KDEI Bapak Suhartono didampingi oleh Kepala Bidang Investasi Bapak Guyub S., Kepala Bidang Perdagangan Bapak Bambang Khaeroni, Kepala Bidang Industri Bapak Zahidiputra dan Arianto mengadakan kunjungan resmi ke Ministry of Economic Affairs (MOEA).

 

Sebelumnya Bp. Suhartono telah bertemu dengan Dirjen Huang untuk membicarakan mengenai kemungkinan pertemuan antara Menteri Perdagagangan Indonesia dengan Menteri Perekonomian Taiwan pada bulan November dalam pertemuan APEC di Peru.

 

KDEI juga akan menjadi co-organizer pada seminar Halal Food yang akan diorganisir oleh BOFT pada tanggal 27 Juli 2008. KDEI juga telah meminta bantuan Imam dari Mesjid di Taipei untuk memberikan presentasi pada seminar tersebut mengenai hal-hal penting yang harus diterapkan dalam produk-produk halal.

Indonesia perlu mengetahui lebih detail beberapa klarifikasi dan peraturan yang berhubungan dengan ekspor beberapa produk potensial Indonesia ke Taiwan, seperti curcuma.

 

“The 15th Joint Economic Cooperation Conference” yang akan berlangsung pada tanggal 29 Juni 2008 akan dipimpin oleh Bp. Agum Gumelar sebagai Ketua Komite Taiwan – KADIN dan 17 orang pengusaha terkenal lainnya juga akan datang dari Indonesia untuk menghadiri seminar ini.

Menteri Yiin menyampaikan permohonan maaf karena tidak bisa mengikuti dan menjadi pembicara pada seminar ini karena harus memimpin rombongan ke Jepang, namun akan diwakili oleh Wakil Menteri Perekonomian.

 

Courtesy call ke Presiden Taiwan hanya dapat dilakukan dengan satu syarat, yaitu dihadiri oleh ketua KADIN, Bp. Hidayat, namum karena beliau tidak dapat hadir pada seminar ini karena event penting di Indonesia yang harus dihadiri, sehingga courtesy call ke Presiden Taiwan akan ditiadakan, namun berharap delegasi Taiwan tetap dapat melakukan courtesy call ke Wapres Taiwan.

Menteri Yiin menyatakan siap membantu setiap kegiatan yang diadakan oleh KDEI dan berharap disaat yang akan datang dapat memiliki kerjasama yang lebih baik baik dalam bidang perdagangan, industri, investasi, teknologi maupun pertanian.

 

Bp. Suhartono juga menyampaikan keingin Menristek Indonesia untuk melakukan kerjasama dengan Taiwan khususnya dalam bidang teknologi karena gap antara Indonesia dengan negara maju lainnya seperti Jerman dan Jepang sangat jauh, sehingga Taiwan merupakan negara yang paling sesuai bagi Indonesia, khususnya dalam bidang agrobusiness, automotive, IT technology.

Menteri Yiin menyampaikan bahwa hamper selama 30 tahun SMEA merupakan tulang punggung perekonomian Taiwan yang sangat penting dimana hampir 90% industri Taiwan terdiri dari SMEA dan diantaranya hampir 50% merupakan perusahaan ukuran mikro (dengan pekerja sekitar 5 ~ 10 orang). Majunya SMEA Taiwan tidak terlepas dari sumbangsih yang diberikan oleh organisasi non-profit pemerintah seperti institusi penelitian yang dibiayai pemerintah untuk mentransfer teknologi yang ditemukan kepada setiap perusahaan swasta SMEA. Selain itu juga membantu setiap SMEA dalam mempromosikan produk dan teknologi yang akan dikomersialkan. Ini merupakan salah satu komponen yang sangat penting dalam keberhasilan pemerintah Taiwan dalam membantu SMEA. Salah satu unsur penting dalam keberhasilan SMEA Taiwan adalah karena didukung oleh program kreativitas dan inovasi yang dilakukan oleh pemerintah Taiwan.

 

Indonesia juga perlu membangun SMEA yang ada, namun budget pemerintah untuk R&D hingga saat ini masih terlalu sedikit. Oleh sebab itu Indonesia berharap dapat bekerjasama dengan Taiwan khususnya dalam hal teknologi, dimana Indonesia memiliki sumber daya alam yang sangat banyak dan akan dapat dioleh semakin baik jika didukung oleh teknologi yang berasal dari Taiwan.

Wakil Ketua MPR Indonesia juga menyampaikan salam dan berharap dapat bekerjasama dengan Taiwan khususnya dalam bidang industri perkapalan dan energi seperti natural gas, coal, geothermal

Taiwan sangat berharap agar dapat melakukan kerjasama dengan Indonesia khususnya pembicaraan bilateral tingat menteri pada akhir tahun ini atau awal tahun yang akan datang.



Read more...

Pertemuan Kepala KDEI Taipei Dengan Chairperson CPC

“The 15th Joint Economic Cooperation Conference Between Indonesia and Taiwan” yang akan berlangsung pada tanggal 28 Juli 2008 di Grand Hyatt Hotel Taipei merupakan salah satu event yang sangat penting bagi hubungan ekonomi antara Indonesia dan Taiwan karena merupakan pembicaraan ekonomi yang telah tertunda beberapa tahun.

 

Dalam konferensi tersebut, rombongan dari Indonesia akan dipimpin oleh Bp. Agum Gumelar selaku Ketua Komite Taiwan-KADIN dan akan turut hadir dalam acara tersebut adalah Ketua KADIN, Bp. Mohamad S. Hidayat, Bp. Dharmawan Djajusman selaku Wakil Kepala BKM dan pejabat tinggi dari Departemen Perdagangan.

 

Dalam kaitannya dengan konferensi tersebut, pada tanggal 07 Juli 2008 Kepala KDEI Taipei (Bp. Suhartono) didampingi oleh Kabid Perdagangan (Bp. Bambang Khaeroni), Kabid Investasi (Bp. Guyub S. Wiroso) dan Kabid Perindustrian (Bp. Zahidiputra M. Puar) melakukan kunjungan ke Chinese Petroleum Corporation (CPC) untuk bertemu dengan Chairperson CPC, Mr. Wenneth Pan, yang juga merupakan Chairman Indonesia Committee dari CIECA (Chinese International Economic Cooperation Association). Mr. Wenneth Pan akan bertindak sebagai pembuka acara pada konferensi tersebut.

 

Mr. Wenneth Pan dalam kesempatan ini menyatakan sangat mendukung konferensi ini dan telah menghubungi beberapa asosiai yang turut mengambil bagian penting dalam event tersebut seperti CIECA, IOCA (Indonesian Overseas Chinese Association) dan SINO-INDONESIA Cultural and Economic Association. Turut hadir dalam pertemuan tersebut Ms. July Wang selaku Sekretaris Jenderal dari SINO-INDONESIA

 

Dalam kesempatan ini, Bp. Suhartono juga menyampaikan beberapa topik penting yang akan dibahas dan dibicarakan dalam konferensi tersebut antara lain bidang Property, Industrial Estate, ICT, Energy Power Plant, Agriculture dan Fishery dan beharap kesediaan dari setiap asosiasi yang terlibat agar dapat mengundang pengusaha dan investor terkait.


Read more...
Subscribe to this RSS feed

TAUTAN LAIN

Kontak Kami

6F, No. 550, Rui Guang Road, Neihu District, Taipei, 114, Taiwan, ROC
Phone : (02) 87526170
Fax : (02) 87523706

Email: ieto[at]ms8.hinet.net

Our website is protected by DMC Firewall!