Menu

Perdagangan (36)

Kunjungan KDEI ke Taiwan NCJ Corporation Chiayi

Dalam rangka meningkatkan akses pasar minyak sawit dan turunannya ke Pasar Taiwan, pada tanggal 16 Mei 2017 Kepala Bidang Perdagangan Kantor Dagang dan Ekonomi Indonesia (KDEI) di Taipei telah melakukan business meeting dengan Taiwan NJC Corporation (TNCJ) dan diterima langsung oleh Chairman TNJC, Mr. Chang Chih-Yue di Chiayi County - Taiwan.

Taiwan NJC Corporation yang berdiri sejak 1990 merupakan salah satu perusahaan yang memproduksi produk-produk turunan dari Palm Oil, antara lain: surfaktan, deterjen, speciality chemical dan bio-diesel. Perusahaan ini sudah berdiri sejak tahun 1990. Kebutuhan TNJC terhadap Crude Palm Oil per tahun sebesar 10.000 ton.

Read more...

Pertemuan Intersesi Working Group on Trade di Taipei

Rabu 12 April 2017, Kepala Kantor Dagang dan Ekonomi Indonesia (KDEI) Taipei telah mengikuti pertemuan intersesi Working Group on Trade dalam kerangka Joint Committee on Trade and Investment pada tanggal 11-12 April 2017 di Taipei. Taipei Economic and Trade Office to Jakarta (TETO) sendiri dalam kesempatan tersebut diwakili oleh Director of Economy, Mr. Jack Hsiao.

Pertemuan dilangsungkan di Bureau of Foreign Trade, Ministry of Economic Affairs dan membahas beberapa agenda yang menjadi isu penting dalam hubungan perdagangan bilateral Indonesia-Taiwan seperti pembentukan Steel Dialogue Forum, pembentukan Economic Cooperation Agreement/Arrangement Task Force, kerjasama pengembangan perdagangan jasa, kebijakan Taiwan terkait rokok dan tembakau, promosi perdagangan melalui e-commerce, kerjasama terkait produk halal, standardisasi produk dan metrologi, serta beberapa isu teknis terkait ekspor dan impor produk jamu, logam dan mesin.

Dijadwalkan setelah pertemuan intersesi Working Group on Trade tersebut, akan diadakan pertemuan berikutnya dalam kerangka yang lebih besar, yaitu pertemuan 3rd Joint Committee on Trade and Investment pada bulan Juli 2017.

Read more...

Transaksi Meningkat 150% Pada Pameran Kopi dan Teh Di Taiwan

Partisipasi Indonesia untuk ke tiga kalinya pada pameran “Taiwan International Tea, Coffee and Wine Expo 2016” yang berlangsung pada tanggal 18-21 Nopember 2016 bertempat di Nangang Exhibition Center  - Taipei, mendapatkan perhatian yang cukup banyak oleh pengunjung. Selama 4 hari pameran berlangsung, Paviliun Indonesia  yang disiapkan KDEI Taipei bekerjasama dengan Ditjen. PEN, Kemendag dikunjungi oleh sekitar 3.700 orang yang terdiri dari importir, produsen, pemilik café, para pakar,  media masa, dan pengunjung umum dibidang kopi dan teh. 

Penyelenggaraan Taiwan International Tea, Coffee and Wine Expo 2016 tahun 2016 diikuti oleh  216 perusahaan yang menempati 810 booth yang terdiri dari peserta lokal Taiwan dan peserta luar negeri. Peserta Asing dari 12 negara yaitu dari Indonesia, Italia, Negara2 di Amerika Tengah (Honduras, Guatemala, Elsalvador, Panama), Malaysia, Viet Nam, Afrika Selatan, Jerman, Hong Kong dan Jepang yang menempati 70 booth. 

Indonesia pada pameran ini diikuti oleh 12 perusahaan eksportir kopi dan teh yaitu Adijaya Naturaindo (kopi, teh), Billie Coffee Corp (kopi), Ara Savis Sejahtera (teh), Domba Bali Persada (kopi), Kopanindo Mitra Servistama (kopi), Kharisma Cantik Bermakna (kopi), Healthy Sweet Indonesia (teh), Lima Bintang Pasifik (kopi), Goesar Trading Persada (kopi), Golden Malabar Indonesia (kopi), Wahana Sinar Kentjana (teh), dan Santama Arta Nami (kopi).

Seiring dengan banyaknya buyer yang mengunjungi Paviliun Indonesia, para peserta telah berhasil meraih transaksi sekitar USD. 4.12 juta, jumlah ini meningkat lebih dari 250% jika dibandingkan dengan transaksi yang diperoleh pada tahun 2015 yaitu sebesar USD. 1.65 juta.

Adapun produk yang banyak diminati oleh buyer pada partisipasi tahun 2016 ini antara lain kopi Arabika Mandailing, Arabika Toraja, Arabika Gayo Takengon, kopi Sumatera Lintong dan Kopi Luwak Mandailing. Adapun produk Teh yang diminati adalah Jasmine Tea, White Tea dan Black Tea with Stevia.

Selama pameran berlangsung pada setiap hari pukul 14.00  - 15.00, Paviliun Indonesia melakukan cupping (testing rasa kopi) yang diikuti oleh para pengunjung Pameran. Kegiatan ini dipandu oleh Mr. Edward Wang dari Billie Coffee Corp. yang telah mengantongi sertifikat Key Grader. Selama 4 hari pameran diperoleh pemenang hasil cupping yaitu jenis kopi yang banyak diminati oleh peserta cupping adalah masing-masing Kopi Arabika Gayo dari PT. Goesar Trading Persada, Kopi Arabika Luwak Sumatera dari PT. Kopanindo Mitra Servistama, Kopi Arabika Gayo dari PT. Goesar Trading Persada dan Kopi Arabica Bajawa Flores dari PT. Bintang Lima Pacific.

Melihat dari animo dan antusias dari para pengunjung dan buyer terhadap produk kopi dan teh yang dipamerkan oleh para peserta pada Paviliion Indonesia selama pameran berlangsung, memberikan gambaran bahwa produk kopi dan teh Indonesia  memiliki potensi pasar yang sangat bagus di Taiwan khususnya dan pasar luar negeri pada umumnya.

“ Dengan sukses yang diperoleh Indonesia pada pameran ini, Kepala  sangat optimis nilai ekspor kopi dan teh Indonesia akan terus meningkat dimasa mendatang  “ ujar  Kepala KDEI Taipei Robert. Pendapat yang sama juga disampaikan oleh Dirjen Pengembangan Ekspor Nasional, Arlinda yang mengatakan bahwa transaksi yang meningkat secara fantastis menunjukkan bahwa kopi Indonesia semakin jaya di pasar Internasional.

Diharapkan partisipasi Indonesia pada kegiatan yang sama pada tahun mendatang dapat ditingkatkan untuk meningkatkan kinerja ekpor kopi dan teh Indonesia di Taiwan.

Suasana Kontak Bisnis

 

Suasana Cupping

Read more...

Pameran di Kaoshiung, KDEI di Taipei Menghasilkan Kontak Dagang Sebesar USD. 10.79 juta

Kekayaan sumber alam Indonesia berupa produk perikanan dan hasil laut merupakan produk yang santa potensial di Pasar Taiwan terutama stelah diberlakukan maratorium oleh Menteri Kelautan dan Perikanan pada bulan Oktober 2014 permintaan produk tersebut terus meningkat. Disamping produk perikanan,  produk buah-buahan dan sayur mayur permintaannya juga terus meningkat sebagai akibat seringnya terjadi musibah Typhoon dan musim panas yang cukup panjang ditahun 2016 .  Guna mempromosikan serta meningkatkan pangsa pasar produk perikanan dan kelautan serta produk buahdan sayur mayur ke Taiwan, KDEI di Taipei berpartisipasi untuk kedua kalinya pada pameran Taiwan International Fisheries and Seafood Show (TIFSS)  yang yang berlangsung pada tanggal 9-11  Nopember 2016 dan juga Pameran  Taiwan Fruits and Vegetables Show (TFVS) yang berlangsung  pada tanggal 10-12 Nopember 2016 bertempat di Kaoshiung Exhibition Center.

Partisipasi pada pameran TIFSS, KDEI Taipei telah mengundang total 8 perusahaan dari Indonesia yang terdiri dari: PT. Nusantara Alam Bahari, CV. Bintang Mandiri Waskito, PT. Samudra Kencana  Mina, CV. Pacific Harvest, PT. Natural Nutrisi Global, PT. Cahaya Bahari Jakarta, PT. Sukses Jaya Makmur dan PT. Sekar Laut/TIA Enterprise.  Produk-produk perikanan dan kelautan yang dipemerkan  dan banyak diminati pengunjung pada saat pameran berlangsung antara lain seperti ikan marlin, tripang, rumput laut, ikan tenggiri, snack rumput laut, udang, kepiting, ikan layur, cumi, ikan bandeng, lobster, ikan kakap merah,  ranjungan, dan lain sebagainya. Pengunjung dan peminat akan produk Indonesia bukan hanya dari penduduk lokal Taiwan saja, tetapi juga dari berbagai negara seperti: Korea, Hongkong, Vietnam, Filipina, Honduras, Jepang , Australia, Cina, Qatar, Malaysia, Singapura dan juga dari Afrika Selatan. Selama 3 hari pameran TIFSS ini, Indonesia mendapatkan transaksi sebesar US$ 9.78 juta. 

Suasana Kontak Dagang Pada Saat Pameran TIFSS Berlangsung

 
Kepala Bidang Perdagangan, Perwakilan dr Ditjen PEN bersama peserta Taiwan Fruits and Vegetables Show 2016

 

Suasana Kontak dagang Pada Saat pameran TFVS berlangsung

Read more...

Kunjungan Kepala KDEI pada Perusahaan Pembibitan Gaharu di Changhua

Pada tanggal 27 April 2016, Kepala bersama beberapa Kepala Bidang di KDEI Taipei telah melakukan kunjungan ke perusahaan pembibitan gaharu di Changhua. Perusahaan ini telah melakukan pemanfaatan teknologi kultur jaringan dan penyuntikan pada pohon gaharu untuk memperpendek masa tunggu produksi dari gaharu. Hasil yang dicapai adalah gaharu di Taiwan telah dapat menghasilkan getah/minyak gaharu dalam waktu yg kebih cepat, hanya dalam waktu 3 hingga 5 tahun. Perusahaan ini sendiri telah banyak melakukan ekspor gaharu ke China dan Vietnam.

Read more...

Penandatanganan Letter of Intent antara KDEI dan TETO dalam rangka Peningkatan Hubungan Ekonomi dan Perdagangan

Pada 11 Maret 2016 di Jakarta, Taipei Economic and Trade Office, Indonesia (TETO) dan Kantor Dagang dan Ekonomi Indonesia di Taipei (KDEI) menandatangani Letter of Intent (LOI) tentang kerjasama ekonomi dan perdagangan. LOI tersebut menunjukkan kerjasama yang baik antara kedua instansi selama bertahun-tahun dalam upaya meningkatkan efektifitas dan efisiensi dalam hubungan ekonomi dan perdagangan, baik Indonesia dan Taiwan. LOI ini akan semakin memperkuat kerjasama yang sudah terjalin antara TETO dan KDEI. Lebih lanjut, penandatanganan LOI ini akan membuka lebih banyak peluang berinteraksi antara kedua pihak dalam hal peningkatan kapasitas, seperti joint workshop, training, serta beragam seminar mengenai ekonomi dan perdagangan.

Read more...

Pertemuan Kepala KDEI dengan Kepala TAITRA

Pada tanggal 20 Januari 2016 telah diadakan pertemuan antara Kepala KDEI taipei dengan Chairman Taiwan External Trade Development Council (TAITRA) Mr. Francis Kuo-Hsin Liang guna meningkatkan kerjasama peningkatan program promosi perdagangan, industri dan investasi antara Indonesia dan Taiwan. Pada pertemuan tersebut Mr. Francis menyampaikan bahwa Indonesia merupakan partner bisnis yang sangat potensial dan merupakan pangsa pasar yang besar di Asia Tenggara bagi produk, industri dan Investasi Taiwan. Sebagai implementasi peningkatan kerjasama dengan Indonesia, pada tahun 2016, TAITRA akan melakukan sekitar 40 aktivitas di Indonesia diantaranya berpartisipasi pada 16 pameran di Indonesia, misi dagang dan dalam bentuk joint and business forum guna meningkatkan pangsa pasar produknya di Indonesia yang akhir-akhir ini terus mengalami penurunan. Dibidang Investasi Taiwan berminat untuk berpartisipasi pada peningkatan pembangunan infrastruktur di Indonesia diantaranya dibidang manajemen dan konstruksi subway, jalan tol, jalan kereta api dan pelabuhan laut karena Taiwan memiliki pengalaman dan tenaga ahli yang baik dibidang tersebut.

Diakhir pertemuan kedua belah pihak menyampaikan akan saling mendukung terhadap seluruh aktifitas peningkatan hubungan perdagangan, industri dan investasi dimasa mendatang.

 

Read more...

Kepala KDEI Menerima Kunjungan Perwakilan Group Indofood di Taiwan

Pada tanggal 11 Januari 2016, Kepala KDEI Taipei, Bapak Arief Fadillah menerima kunjungan perkenalan dari Amy Kao sebagai Country Manager Taiwan, Group Indofood Sukses Makmur.

Dalam rangka pengembangan pasar di Taiwan, Amy Kao menyampaikan rencana untuk meningkatkan pangsa pasar Indomie yang masih berkisar antara 1,5% – 2 % dari pangsa pasar mie instan di Taiwan yang nilainya mencapai NTD 10 milyar. Rencana pengembangan pasar tersebut akan difokuskan pada riset tentang selera konsumen di Taiwan.

Read more...
Subscribe to this RSS feed

TAUTAN LAIN

Kontak Kami

DMC Firewall is a Joomla Security extension!