Menu

Peringatan 1 Muharram 1430 H di Taichung

Pada hari minggu tanggal 4 Januari 2009 bertempat di masjid Taichung, Forum Mahasiswa Muslim Indonesia Taiwan memperingati tahun baru Islam 1 Muharram 1430 H yang telah jatuh pada tanggal 29 Desember 2008 lalu. Pada kesempatan ini Kepala Kantor Dagang dan Ekonomi Indonesia, Bapak suhartono di dampingi Bapak Pangkuh Rubiyono meluangkan waktu untuk dapat hadir di tengah-tengah komunitas pelajar Indonesia yang ada di Taiwan ini. Acara Terlebih dahaulu diisi oleh pembacaan Al-quran dan sambutan panitia sebelum akhirnya Bapak Suhartono di beri kesempatan untuk menyampaikan sambutannya.

 

 

Dalam sambutannya yang bertema hijrah yang disampaikan pak Suhartono, beliau menceritakan banyak hal, terutama mengenai perjalanan hidup beliau yang banyak mengalami perubahan. Tidak hanya itu saja, pak Suhartono juga memberikan motivasi untuk peserta dengan mengambil salah satu jargon pakar manajemen Rhenald Kasali yang juga teman beliau, "seberapa pun jauh jalan salah yang anda tempuh, jangan ragu untuk putar arah sekarang juga". Mengingatkan kepada kita bahwa perubahan kearah yang lebih baik harus terus dilakukan. Tak lupa beliau menegaskan komitmen untuk terus membela rekan-rekan TKI sekaligus menyampaikan rencana KDEI untuk menyewa pengacara untuk membantu rekan-rekan TKI yang dikerjain oleh agensi. Pak Suhartono juga menyampaikan agar rekan-rekan peserta pun jangan ragu untuk menyampaikan saran dan kritik karena dua tahun sesudah beliau menjabat beliau berencana melakukan evaluasi menyeluruh kepada seluruh bidang-bidang yang ada.

 

Beberapa rekan Tenaga Kerja Indonesia juga terlihat hadir pada acara ini, yang membuktikan bahwa masyarakat Indonesia di Taiwan masih dapat menjaga persatuan dan persaudaraan walaupun jauh dari Tanah Air. Kegiatan diakhiri hari itu diakhiri dengan ramah tamah dengan Bapak Suhartono dan Bapak Pangkuh dilanjutkan dengan sesi foto bersama antara Kepala KDEI dengan segenap peserta yang hadir.


Read more...

Sosialisasi Pemilu 2009 di KDEI Taipei

Dalam rangka menyukseskan Pemilu 2009 yang akan datang, PPLN Taiwan sebagai penyelenggara Pemilu 2009 di Taiwan mengadakan sosialisasi Pemilu 2009 yang diadakan di Kantor Dagang dan Ekonomi Indonesia di Taipei kemarin tanggal 14 Desember 2008. Sosialisasi ini dihadiri oleh segenap masyarakat Indonesia di Taiwan mulai dari Taiwan utara (Taipei dan sekitarnya) sampai ke Kaohsiung.

 

Acara dibuka dengan sambutan Ketua penyelenggara kegiatan sosialisasi Pemilu 2009 Bapak A. Fauzi Muchtar dari Kantor Dagang dan Ekonomi Indonesia di Taipei. Selanjutnya sebuah lagu dipersembahan oleh Syukron, seorang Tenaga Kerja Indonesia yang sempat memenangi sebuah kontes tarik suara di Taiwan, yang dilanjutkan oleh persembahan Tari Ngremo yang dibawakan oleh Dian mahasiswi Indonesia yang sedang melanjutkan studinya di Taiwan.

 

Acara sempat diselingi penandatanganan perjanjian perdamaian antara kelompok pekerja Indonesia yang sering bertikai di tempat-tempat umum di Taiwan. Perjanjian perdamaian ini menindaklanjuti pertemuan yang telah di langsungkan 23 November lalu yang mempertemukan pihak-pihak yang bertikai yang difasilitasi oleh KDEI-Taipei. Salah satu isi dari perjanjian tersebut adalah para pekerja yang bertikai atau memulai pertikaian dapat di deportasi dan menangung biaya perawatan apabila dalam pertikaian tersebut menimbulkan korban.

 

Kepala KDEI-Taipei, Bapak Suhartono dalam sambutannya mengatakan bahwa Tahun depan merupakan momen penting dalam perjalanan demokrasi di Indonesia oleh karena itu Bapak suhartono berharap agar masyarakat Indonesia di Taiwan dapat berperan aktif menentukan masa depan bangsa Indonesia dengan ikut membantu menyukseskan dan memberikan suaranya pada Pemilu 2009 yang akan datang.

 

Selanjutnya Bapak Suhartono berharap masyarakat Indonesia dapat menjalin persatuan dan ketentraman antar sesama warga Indonesia di Taiwan, sehingga segala perselisihan yang sering terjadi tidak berulang di masa akan datang. Pada kesempatan ini pula Bapak Suhartono membantah isu yang menyebutkan penghentian kuota penerimaan Tenaga Kerja Indonesia yang akan bekerja di Taiwan, yang sebenarnya terjadi adalah karena efek krisis ekonomi dunia yang juga mempengaruhi Taiwan menyebabkan beberapa industri di Taiwan menjadi gulung tikar sehingga berkurang pula peluang masuknya tenaga kerja asing yang salah satunya berasal dari Indonesia.

 

Sedangkan materi sosialisasi Pemilu 2009 di berikan oleh Ketua PPLN Taiwan Bapak Suwarno Budisusetyo yang memberikan pengarahan mengenai tata cara Pemilu 2009 dan tugas dari PPLN Taiwan. Ketua PPLN Taiwan menggaris- bawahi bahwa pemilu 2009 sangat lah berbeda dengan Pemilu sebelumnya dimana pada Pemilu 2009 ini pemberian suaranya yang tidak lagi dengan cara di coblos melainkan di beri tanda atau di centang pada tanda gambar peserta Pemilu maupun Calon legislatif.

 

Pada sosialisasi ini juga sempat di peragakan bagaimana cara memberikan suara lewat pos yang nantinya akan digunakan untuk menjangkau pemilih yang berada di luar Taipei, karena TPS hanya akan di sediakan di Kantor Dagang dan Ekonomi Indonesia di Taipei.

 

Kepala Bidang Imigrasi Bapak Ade gagah Azis juga berkesempatan memberikan pengarahan mengenai masalah keimigrasian dan ketenagakerjaan, termasuk juga mengenai pemilu 2009 menambahkan apa yang telah di sampaikan oleh Bapak Suwarno Budisusetyo. Acara sosialisasi ini diakhiri dengan penampilan grup band Dewa Kelana membawakan beberapa lagu ciptaannya sendiri, grup band ini sendiri beranggotakan para pekerja Indonesia di Taiwan.


Read more...

Perdamaian Pekerja Indonesia di Chung-Li

 

Perselisihan antara tenaga kerja Indonesia dengan membawa nama daerahnya masing-masing yang sering terjadi akhir-akhir ini, membuat khawatir berbagai pihak. Oleh karena itu pihak Kantor dagang dan Ekonomi Indonesia berinisiatif untuk melakukan dialog yang mempertemukan beberapa kelompok tersebut. Maka pada tanggal 23 November 2008 yang lalu atas prakarsa KDEI-Taipei dan tokoh pemuda Indonesia diadakanlah pertemuan yang akan membahas masalah perselisihan yang sering terjadi selama ini. Pertemuan yang berlangsung di salah satu rumah makan Indonesia di Chung-Li ini dihadiri oleh kurang lebih 70 orang Tenaga Kerja Indonesia dan dipimpin langsung oleh Wakil Kepala Kantor Dagang dan Ekonomi Indonesia Suwarno Budisusetyo didamping bagian Tenaga Kerja KDEI-Taipei Pangkuh Rubiyono.

Pada akhirnya pada pertemuan ini disepakati agar sesama Warga Indonesia di Taiwan untuk dapat menjaga nama baik Indonesia dengan bekerja dengan baik dan selalu mengedepankan musyawarah apabila ada masalah diantara satu dengan lainnya dengan tidak membawa nama masing-masing daerah darimana mereka berasal. Pereslisihan juga sering terjadi diawali dengan minum-minuman keras, oleh karena itu dihimbau juga untuk menghindari minuman keras dan barang yang memabukkan lainnya.


Read more...
Subscribe to this RSS feed

TAUTAN LAIN

Kontak Kami

6F, No. 550, Rui Guang Road, Neihu District, Taipei, 114, Taiwan, ROC
Phone : (02) 87526170
Fax : (02) 87523706

Email: ieto[at]ms8.hinet.net

Our website is protected by DMC Firewall!