Menu

Pemutaran Film Kun Fayakun, Ajak Tenaga Kerja Indonesia Untuk Tetap Berusaha di Masa Sulit

Selalu berdoa kepada Tuhan dan berusaha untuk meraih kebahagiaan hidup kesan yang di dapatkan para peserta pelatihan pengolahan energi alternatif setelah menyaksikan pemutaran Film Kun Fayakun bersama-sama di Masjid Kecil Taipei tanggal 18 Januari 2009 kemarin. Acara pemutaran film ini adalah pembukaan dari rangkaian acara Workshop "Pengolahan Energi Alternatif" yang diselenggarakan oleh Pengurus Cabang Istimewa Nahdlatul Ulama (PCI-NU) di Taiwan, kegiatan workshop ini sendiri dijadwalkan berlangsung pada tanggal 25 Januari dan 1 Februari 2009.

 



Kegiatan ini diawali dengan pembacaan ayat suci Alqur’an oleh Bapak Yoko yang juga sebagai ketua Majelis Taklim Yasin Taipei (MTYT). Dilanjutkan oleh sambutan ketua panitia acara dan pembacaan sambutan tertulis dari bapak K.H. Hasyim Muzadi selaku ketua umum PBNU, oleh ketua dewan Syuriah PCI-NU Taiwan, Bapak Setiyo Gunawan. Acara ini resmi dibuka oleh Bapak Fauzi Muchtar selaku Kepala Bagian Tata Usaha KDEI-Taipei mewakili bapak Kepala KDEI-Taipei, Bapak Suhartono yang berhalangan hadir.

 



Dalam sambutannya beliau mengharapkan agar kegiatan semacam ini bisa terus ditingkatkan dan dilanjutkan mengingat cukup banyak nilai-nilai positif yang dapat diambil selain juga dapat menjaga rasa persaudaraan antar sesama warga Indonesia di Taiwan.Pada kesempatan ini pula Bapak Fauzi Muchtar didampingi oleh Kepala Bidang Investasi KDEi-Taipei yang baru, Bapak Johny Ferauchi Djafar dan Kepala Bidang Industri, Bapak Zahidiputra M. Puar. Beliau juga menyampaikan permintaan maaf Kepala KDEI yang sedianya akan hadir tetapi karena sesuatu dan lain hal akhirnya berhalangan.

 



Para peserta cukup antusias dalam mengikuti acaa ini. Tak kurang dari 100 peserta menghadiri acara ini ditambah juga perwakilan dari Kantor Dagang & Ekonomi Indonesia (KDEI) di Taiwan. Selepas menyaksikan film, kegiatan ditutup dengan dengan ceramah dan tausiyah dari Forum Mahasiswa Muslim Indonesia di Taiwan (FORMMIT), Ust. Zulhendri Hasymi dan Ust. Ramadhani mengenai hikmah yang bisa diambil dari film ini. Selain itu, panitia acara juga membagikan paket kepada para peserta yang berisi CD alqur’an, jadwal sholat lengkap, buku panduan Islam dalam bahasa mandarin, dan juga selebaran untuk mensukseskan Pemilihan Umum 2009 dari KDEI-Taipei.

Menyaksikan film yang di bintangi oleh Desy Ratnasari dan Agus Kuncorao ini seakan mengajak kita untuk tetap berusaha tanpa mengenal putus asa walaupun saat ini dunia sedang mengalami guncangan ekonomi yang hebat yang berdampak juga bagi Tenaga Kerja Indonesia di Taiwan dengan banyaknya pabrik atau usaha di Taiwan yang gulung tikar sehingga mengakibatkan banyaknya pemutusan kerja yang dialami oleh Tenaga Kerja asing khususnya dari Indonesia. 


Foto Lengkap

Read more...

Pelantikan Kepala Bidang Investasi KDEI-Taipei, 03 Desember 2008

 

Pada tanggal 3 Desember 2008, Kepala KDEI Taipei Suhartono secara resmi melantik dan mengambil sumpah jabatan Johny Ferauchi Djafar sebagai Kepala Bagian Investasi KDEI-Taipei yang baru menggantikan Guyub S. Wiroso. Guyub S. Wiroso sendiri telah menjalankan tugasnya selama 2,5 tahun sebagai Kepala Bagian Investasi di KDEI-Taipei dan segera akan menempati posisi barunya di Kantor Perwakilan Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) di London U.K.

 



Acara pelantikan ini sendiri dihadiri oleh segenap masyarakat Indonesia di Taiwan yang terdiri dari berbagai kalangan dan beberapa tamu undangan. Dalam pesan singkatnya kepada pejabat baru yang baru dilantik untuk dapat mengemban tugasnya dengan baik dengan meningkatkan promosi invetasi ke Taiwan sehingga posisi Taiwan sebagai investor asing urutan ke-7 di Indonesia akan meningkat di kemudian hari.

 



Acara ditutup dengan pisah sambut pejabat baru dan lama Kepala Bidang Investasi di KDEI-Taipei, diawali dengan penyerahan cindera mata oleh Kepala KDEI-Taipei Suhartono diikuti oleh seluruh lokal staf KDEI-Taipei kepada pejabat lama Guyub S. Wiroso dan ditutup dengan perkenalan singkat Kepala Bidang Investasi KDEI-Taipei yang baru Johny Ferauchi Djafar.



Read more...

Kunjungan APEC Digital Opportunity Center (ADOC) ke KDEI-Taipei

APEC Digital Opportunity Center (ADOC) merupakan suatu organisasi non profit yang didirikan pada tahun 2004 yang disponsori oleh Taiwan dan merupakan salah satu kesepakatan yang dihasilkan oleh para pemimpin ekonomi APEC pada tahun 2003 yang lalu di Bangkok.

 



Kunjungan delegasi ADOC, Mr. Jose Cheng ke KDEI Taipei pada tanggal 19 September 2008 selain mengundang Kepala KDEI, Bp. Suhartono untuk menghadiri acara peresmian “ADOC Week 2008” yang akan berlangsung pada tanggal 30 September ~ 3 Oktober 2008 di gedung sekretariat ADOC, juga membahas kerjasama antara ADOC dengan Indonesia di saat yang akan datang. Pada acara tersebut ADOC juga menyediakan satu booth gratis bagi KDEI Taipei untuk mempromosikan Indonesia baik dalam bidang pariwisata, industri, investasi dan sebagainya.

 



Saat ini ADOC telah bekerjasama dengan 7 negara termasuk Indonesia dan telah mensponsori sebanyak 6 pusat pelatihan komputer di Indonesia yang masing-masing berlokasi di Jakarta sebanyak 4 pusat pelatihan, satu di Bandung dan satunya lagi di Yogyakarta. Kerjasama ADOC ini selain melalui pemerintah daerah, sebagian lagi melalui organisasi swasta. Fokus dari pusat pusat pelatihan ini adalah untuk membantu para UKM dalam mengembangkan bisnis mereka melalui E-Commerce. Pada acara ADOC Week 2008 tersebut, ADOC mengundang 2 pengusaha UKM dari Indonesia yang merupakan pengusaha yang paling berhasil dalam program ADOC di Indonesia.

 



Bp. Suhartono melalui kesempatan ini mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya atas kerjasama dan dukungan ADOC bagi Indonesia selama ini dan berharap kerjasama ini dapat semakin ditingkatkan. Beliau juga berharap agar pusat pelatihan komputer tersebut di saat yang akan datang dapat didirikan dan berkembang bukan hanya di pulau Jawa saja namun juga ke daerah-daerah di luar pulau Jawa seperti Sulawesi, Sumatera dan Bali untuk mendukung pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi digital di daerah-daerah lain dan merupakan salah satu upaya untuk mengurangi laju urbanisasi penduduk. Beliau juga memberikan masukan bahwa kerjasama disaat yang akan datang juga dapat dilakukan bersama dengan universitas-universitas yang terdapat di masing-masing daerah.

 



Tahap selanjutnya dari ADOC yang dikenal dengan ADOC 2.0 adalah mengajak dan bekerjasama dengan instansi dan perusahaan swasta lainnya seperti perusahaan Microsoft, Intel, Acer, Asus dan sebagainya untuk ikut mensponsori kegiatan dan pembangunan pusat pelatihan komputer di negara lain. Rencana ADOC pada tahun 2009 yang akan datang di Indonesia adalah membangun fasilitas Mandarin E-Learning Center untuk memberikan bimbingan dan pengajaran bahasa mandarin terutama bagi para pekerja dan pengusaha yang ini bekerja maupun berbisnis di Taiwan.



Read more...
Subscribe to this RSS feed

TAUTAN LAIN

Kontak Kami

6F, No. 550, Rui Guang Road, Neihu District, Taipei, 114, Taiwan, ROC
Phone : (02) 87526170
Fax : (02) 87523706

Email: ieto[at]ms8.hinet.net

DMC Firewall is a Joomla Security extension!