Menu

KDEI Taipei mengadakan International Forum "Indonesian Fisheries and Seafood Trend 2017" di Kaohsiung Taiwan

Pada tanggal 9 November 2017, KDEI Taipei bekerjasama dengan Kaohsiung City Government menyelenggarakan kegiatan International Forum dengan tem aIndonesian Fisheries and Seafood Trend 2017di Kaohsiung Exhibition Center, Kaohsiung, Taiwan. Kegiatan ini dilangsungkan di tengah acara Taiwan International Fisheries & Seafood Show dan Taiwan Agriculture Week 2017 yang diselenggarakan pada 9-11 November 2017 di lokasi yang sama. Acara dibuka oleh Kepala KDEI, Robert J. Bintaryo dan Deputy Director-General Economic Development Bureau Kaohsiung City Government, Wang, Hong-Rong.

Kegiatan tersebut dihadiri oleh perusahaan-perusahaan yang tergabung dalam Taiwan Frozen Seafood Industries Association dan Taiwan Fishing Gear Manufacturing Industries Association. Kegiatan Business Forum tersebut diharapkan dapat memberikan gambaran mengenai potensi Indonesia serta kebijakan-kebijakan terkait investasi serta industri perikanan di Indonesia.

Pada sambutannya, Kepala KDEI Taipei antara lain menyampaikan pentingnya pembanguna nindustri perikanan bagi Indonesia dan tantangan-tantangan dalam mewujudkannya. Salah satunya adalah fasilitas cold-storage yang kurang memadai. Namun demikian telah banyak upaya-upaya pemerintah untuk menaikkan daya saing dan daya tarik investasi di sektor perikanan dan kelautan. Lebih lanjut, pengusaha-pengusaha Taiwan yang memiliki kemampuan untuk melakukan investasi, penerapan teknologi, pengetahuan, ranta ipasok industri, penelitian dan pengembangan, juga dapat menjadikan Indonesia sebagai hub country di Asia Pasifik.

Deputy Director-General Economic Development Bureau Kaohsiung City Government, Wang, Hong-Rong menyampaikan bahwa Kaohsiung City mendukung upaya-upaya Indonesia untuk meningkatkan investasi, perdagangan dan industri, termasuk sektor kelautan dan perikanan mengingat Kaohsiung sendiri merupakan kota pelabuhan dan industri. Selain itu dukungan Kaohsiung City juga dengan mendorong pelaku-pelaku usaha di Kaohsiung untuk mengikuti aturan di Indonesia antara lain dengan mendapatkan sertifikat Halal bagi produk-produknya, sehingga bisa masuk ke dalam pasar Indonesia.

Acara International Forum diisi dengan paparan dari :

  1. Kepala Bidang Industri KDEI di Taipei,Syahroni Ahmad yang menyampaikan kondisi industri pengolahan perikanan dan hasil laut Indonesia.
  2. Kepala Bidang Investasi KDEI di Taipei,Mochammad Firdaus yang menyampaikan peluang investasi perikanan dan hasil laut Indonesia.
  3. Chief Financial Officer PT. Siger Jaya Abadi, Bambang Ardayantoyang mengenalkan produk-produk unggulan serta prospek da ntantangan pengusaha perikanan dan produk hasil laut indonesia.

Pada kegiatan International Forum dengan tema Indonesian Fisheries and Seafood Trend 2017 terdapat beberapa pertanyaan pada sesi tanya jawab, di antaranya kemungkinan bagi pengusaha asing melakukan kegiatan tambak ikan baik di laut lepas maupun di sepanjang garis pantai Indonesia, Kurangnya peserta eksibisi di bidang budidaya perikanan, serta kemungkinan bagi pengusaha Taiwan untuk mendapatkan Tuna dan Bandeng untuk ekspor keluar Indonesia.

 

Read more...

Perwakilan KDEI melakukan kunjungan ke China Steel Corporation (CSC)

Perwakilan KDEI melakukan kunjungan ke Headquarter China Steel Corporation di Kaoshiung pada 31 Oktober 2017 dan disambut oleh Assistant Vice President, Mr. Huang. Berdiri pada tahun 1971, China Steel merupakan perusahaan besi baja yang terbesar di Taiwan.

Dalam pertemuan tersebut, perwakilan KDEI membahas rencana dan proses Steel Dialogue yang akan digelar pada 14-15 November 2017 di Jakarta. Pihak KDEI menjelaskan tentang peluang investasi bagi China Steel untuk mendirikan pabrik baja di Indonesia. Mr. Huang menyampaikan bahwa saat ini hanya ada dua negara di Asia Tenggara yang sangat berpotensi dalam pasar industri besi baja, yaitu Vietnam dan Indonesia. Perkembangan dan percepatan dalam pembangunan infrastruktur di Indonesia mendongkrak kebutuhan untuk besi baja domestik. Namun banyak tantangan yang dihadapi oleh China Steel, salah satunya yaitu adanya hambatan dalam ekspor besi baja ke Indonesia. 

Beliau juga berharap agar kebijakan pemerintah dapat mendukung para investor dan eksportir untuk dapat bekerjasama dengan Indonesia. Hal ini akan menjadi topik yang akan didiskusikan lebih lanjut pada Steel Dialogue yang akan digelar pada 14-15 November di Jakarta. Steel Dialogue ini akan dihadiri oleh beberapa perwakilan dari pemerintahan dan juga asosiasi dari Taiwan dan Indonesia.

Read more...

Perwakilan KDEI melakukan kunjungan ke Sanyang Motor (SYM)

Taipei - Perwakilan KDEI melakukan kunjungan ke Sanyang Motor (SYM) di Hsinchu pada 5 Oktober 2017 dan diterima langsung oleh Chairman Sanyang Motor, Mr. Harrison Liu.  SYM merupakan produsen motor pertama di Taiwan sejak 1954. Dalam perkembangan bisnisnya SYM juga telah menjalin kerjasama dengan Honda dan Hyundai. 

Dalam pertemuan tersebut Mr. Liu menyampaikan bahwa pada tahun 1996 SYM telah memasarkan produknya keIndonesia dan di tahun 2005 juga sempat membangun small manufacturing plant di Indonesia, namun proyek investasi tersebut kurang berhasil.

Beliau juga menyampaikan keinginannya dalam jangka panjang untuk kembali berinvestasi di Indonesia. Namun, tantangan yang mereka hadapi antara lain beratnya persaingan dengan motor asal Jepang, adanya miss perception antara produk asal Taiwan dengan produk asal Repubik Rakyat Tiongkok yang kurang baik dan kebutuhan modal yang cukup besar untuk mendukung pembiayaan pembelian produk SYM.

Oleh karena itu, SYM berharap bisa dipertemukan dengan partner di Indonesia yang memiliki kemampuan finansial yang memadai dan trustworthy. (mys)

Read more...
Subscribe to this RSS feed

TAUTAN LAIN

Kontak Kami

6F, No. 550, Rui Guang Road, Neihu District, Taipei, 114, Taiwan, ROC
Phone : (02) 87526170
Fax : (02) 87523706

Email: ieto[at]ms8.hinet.net

DMC Firewall is developed by Dean Marshall Consultancy Ltd