Menu

KDEI Taipei berpartisipasi dalam Taiwan Fisheries and Seafood Show 2017 & Agriculture Week 2017 di Kaohsiung-Taiwan

  • Published in Berita


Peresmian Indonesia Pavilion pada Taiwan Fisheries and Seafood Show 2017 dengan pengguntingan pita oleh Wakil Menteri Pertanian, perwakilan Kementerian Luar Negeri Taiwan, Presiden MyExhibition dan Kepala KDEI-Taipei.


Pada hari pertama partisipasi Indonesia pada Taiwan Fisheries and Seafood Show 2017 dan Agriculture Week 2017, terdapat beberapa potensi transaksi untuk crab meat dan surimi.

 


Kepala KDEI, Robert J. Bintaryo, Pada pembukaan International Forum dengan tema Indonesian Fisheries and Seafood Trend 2017 di Kaohsiung Exhibition Center, Kaohsiung, Taiwan


Deputy Director-General Economic Development Bureau Kaohsiung City Government, Wang, Hong-Ron, Pada pembukaan International Forum dengan tema Indonesian Fisheries and Seafood Trend 2017 di Kaohsiung Exhibition Center, Kaohsiung, Taiwan


Kepala KDEI, Robert J. Bintaryo, Deputy Director-General Economic Development Bureau Kaohsiung City Government, Wang, Hong-Ron, Para Pembicara dan Perwakilan Peserta berfoto bersama sebelum Pelaksanaan Acara

Read more...

KDEI Taipei mengadakan International Forum "Indonesian Fisheries and Seafood Trend 2017" di Kaohsiung Taiwan

Pada tanggal 9 November 2017, KDEI Taipei bekerjasama dengan Kaohsiung City Government menyelenggarakan kegiatan International Forum dengan tem aIndonesian Fisheries and Seafood Trend 2017di Kaohsiung Exhibition Center, Kaohsiung, Taiwan. Kegiatan ini dilangsungkan di tengah acara Taiwan International Fisheries & Seafood Show dan Taiwan Agriculture Week 2017 yang diselenggarakan pada 9-11 November 2017 di lokasi yang sama. Acara dibuka oleh Kepala KDEI, Robert J. Bintaryo dan Deputy Director-General Economic Development Bureau Kaohsiung City Government, Wang, Hong-Rong.

Kegiatan tersebut dihadiri oleh perusahaan-perusahaan yang tergabung dalam Taiwan Frozen Seafood Industries Association dan Taiwan Fishing Gear Manufacturing Industries Association. Kegiatan Business Forum tersebut diharapkan dapat memberikan gambaran mengenai potensi Indonesia serta kebijakan-kebijakan terkait investasi serta industri perikanan di Indonesia.

Pada sambutannya, Kepala KDEI Taipei antara lain menyampaikan pentingnya pembanguna nindustri perikanan bagi Indonesia dan tantangan-tantangan dalam mewujudkannya. Salah satunya adalah fasilitas cold-storage yang kurang memadai. Namun demikian telah banyak upaya-upaya pemerintah untuk menaikkan daya saing dan daya tarik investasi di sektor perikanan dan kelautan. Lebih lanjut, pengusaha-pengusaha Taiwan yang memiliki kemampuan untuk melakukan investasi, penerapan teknologi, pengetahuan, ranta ipasok industri, penelitian dan pengembangan, juga dapat menjadikan Indonesia sebagai hub country di Asia Pasifik.

Deputy Director-General Economic Development Bureau Kaohsiung City Government, Wang, Hong-Rong menyampaikan bahwa Kaohsiung City mendukung upaya-upaya Indonesia untuk meningkatkan investasi, perdagangan dan industri, termasuk sektor kelautan dan perikanan mengingat Kaohsiung sendiri merupakan kota pelabuhan dan industri. Selain itu dukungan Kaohsiung City juga dengan mendorong pelaku-pelaku usaha di Kaohsiung untuk mengikuti aturan di Indonesia antara lain dengan mendapatkan sertifikat Halal bagi produk-produknya, sehingga bisa masuk ke dalam pasar Indonesia.

Acara International Forum diisi dengan paparan dari :

  1. Kepala Bidang Industri KDEI di Taipei,Syahroni Ahmad yang menyampaikan kondisi industri pengolahan perikanan dan hasil laut Indonesia.
  2. Kepala Bidang Investasi KDEI di Taipei,Mochammad Firdaus yang menyampaikan peluang investasi perikanan dan hasil laut Indonesia.
  3. Chief Financial Officer PT. Siger Jaya Abadi, Bambang Ardayantoyang mengenalkan produk-produk unggulan serta prospek da ntantangan pengusaha perikanan dan produk hasil laut indonesia.

Pada kegiatan International Forum dengan tema Indonesian Fisheries and Seafood Trend 2017 terdapat beberapa pertanyaan pada sesi tanya jawab, di antaranya kemungkinan bagi pengusaha asing melakukan kegiatan tambak ikan baik di laut lepas maupun di sepanjang garis pantai Indonesia, Kurangnya peserta eksibisi di bidang budidaya perikanan, serta kemungkinan bagi pengusaha Taiwan untuk mendapatkan Tuna dan Bandeng untuk ekspor keluar Indonesia.

 

Read more...

Perwakilan KDEI melakukan kunjungan ke China Steel Corporation (CSC)

Perwakilan KDEI melakukan kunjungan ke Headquarter China Steel Corporation di Kaoshiung pada 31 Oktober 2017 dan disambut oleh Assistant Vice President, Mr. Huang. Berdiri pada tahun 1971, China Steel merupakan perusahaan besi baja yang terbesar di Taiwan.

Dalam pertemuan tersebut, perwakilan KDEI membahas rencana dan proses Steel Dialogue yang akan digelar pada 14-15 November 2017 di Jakarta. Pihak KDEI menjelaskan tentang peluang investasi bagi China Steel untuk mendirikan pabrik baja di Indonesia. Mr. Huang menyampaikan bahwa saat ini hanya ada dua negara di Asia Tenggara yang sangat berpotensi dalam pasar industri besi baja, yaitu Vietnam dan Indonesia. Perkembangan dan percepatan dalam pembangunan infrastruktur di Indonesia mendongkrak kebutuhan untuk besi baja domestik. Namun banyak tantangan yang dihadapi oleh China Steel, salah satunya yaitu adanya hambatan dalam ekspor besi baja ke Indonesia. 

Beliau juga berharap agar kebijakan pemerintah dapat mendukung para investor dan eksportir untuk dapat bekerjasama dengan Indonesia. Hal ini akan menjadi topik yang akan didiskusikan lebih lanjut pada Steel Dialogue yang akan digelar pada 14-15 November di Jakarta. Steel Dialogue ini akan dihadiri oleh beberapa perwakilan dari pemerintahan dan juga asosiasi dari Taiwan dan Indonesia.

Read more...
Subscribe to this RSS feed

TAUTAN LAIN

Kontak Kami

6F, No. 550, Rui Guang Road, Neihu District, Taipei, 114, Taiwan, ROC
Phone : (02) 87526170
Fax : (02) 87523706

Email: ieto[at]ms8.hinet.net

DMC Firewall is developed by Dean Marshall Consultancy Ltd