Menu

Pariwisata (80)

Partisipasi Indonesia pada YICF 2015

Yilan International Children’s Folklore and Folkgame Festival (YICF) yang dilaksanakan oleh Yilan County Government, bekerja sama dengan Lan-Yang Cultural and Educational Foundation ini merupakan acara pertukaran kebudayaan tahunan dimana anak-anak dari  berbagai negara bergabung untuk menampilkan  pertunjukan kepada publik setempat dan memperkenalkan kesenian dan kebudayaan tradisional dari masing-masing Negara. YICF tahun 2015 ini dilaksanakan mulai tanggal 4 Juli sampai dengan 24 Agustus yang diikuti oleh 19 grup dari luar negeri dan 12 grup dari dalam negeri dengan melibatkan hampir 18 Negara seperti Armenia, Bolivia, Guam, Hong Kong, Hungary, India, Indonesia, Japan, Latvia, Mexico, Philippines, Poland, Russia, Serbia, Singapore, Thailand, Turkey dan Taiwan selaku tuan rumah.  

Partisipasi Indonesia pada YCIF kali ini diwakili oleh SMP Tarakanita I Jakarta dengan total peserta 31 orang terdiri dari Music Choreograper, Singer, Dancer, Musician, Teacher Supervisor. Tarian  yang ditampilkan antara lain tari Papua, Betawi, Sumatera Barat, Jawa Barat, Kalimantan dan sebagainya. KDEI di Taipei (diwakili oleh Kepala Bidang Pariwisata dan Perhubungan) hadir pada acara pembukaan dan parade yang dilaksanakan pada tanggal 4 Juli 2015, selanjutnya pertunjukan akan terus berlangsung sampai tanggal 24 Agustus 2015 mulai pukul 9 pagi sampai dengan pukul 7 malam.  Tim Indonesia berpartisipasi mulai tanggal 4 sampai dengan 14 Juli 2015, dan selama berlangsungnya Festival, Peserta YICF dari Indonesia akan pentas sebanyak 9 kali. 

Read more...

Partisipasi KDEI Taipei pada Culture Week 2015 di Binjiang Elementary School

Pada tanggal 23 dan 25 Juni 2015, Bidang Pariwisata dan Perhubungan KDEI di Taipei berpartisipasi dalam Culture Week  yang dilaksanakan oleh Binjiang Elementery School. Partisipasi ini sejalan dengan program KDEI untuk mengenalkan Angklung ke sekolah-sekolah yang ada di Taiwan dengan tajuk  ”Angklung Goes to School

Kegiatan Angklung Goes to School  pada acara Culture week di sekolah tersebut melibatkan 19 kelas (kelas 1 s/d kelas 5) dengan total siswa 489 orang, dipandu oleh staf KDEI sebagai instruktur didampingi 10 orang guru Sekolah, termasuk Kepala sekolahnya. Acara didahului dengan pengenalan Indonesia secara umum (melalui Video), pengenalan angklung, cara memainkannya, dan mengiringi beberapa lagu anak-anak, serta para siswa juga dikenalkan bahasa Indonesia yang umum seperti “selamat pagi, apa khabar, sampai jumpa, terima kasih”.

Hingga Juni 2015, program Angklung Goes to School  yang dilaksanakan KDEI telah berhasil melatih dan memainkan angklung secara interaktif total sejumlah 775 orang siswa dari 3 Sekolah di Taipei (Binjiang Elementary School, Xihu Elementary School, dan Nan Men Elementary School). Kedepannya, KDEI di Taipei akan terus secara aktif mengunjungi dan mengenalkan budaya Indonesia, khususnya Angklung, ke sekolah-sekolah di Taiwan. Hal ini sejalan dengan program Angklung Goes to School  sudah menjadi agenda tahunan KDEI. 

 

Read more...

Seni Reog "Singo Barong Taiwan" Raih Juara Pertama pada Festival Budaya di Taichung

Dalam rangka memperkenalkan dan mempromosikan seni budaya Indonesia di Taiwan, Kantor Dagang dan Ekonomi Indonesia (KDEI) bersama para TKI yang tergabung dalam Paguyuban Seni ” Reog Singo Barong” pada tanggal 7 Juni 2015 mengikuti Festival Budaya bagi Tenaga Kerja Asing yang dilaksanakan oleh Bureau of Labor Affair (BLA) Taichung City Government. Penampilan seni Reog ini untuk yang kedua kalinya, setelah yang pertama tanggal 10 Mei 2015 di kota Taipei.

Festival Budaya yang dibuka oleh Walikota Taichung (Mr. Chia-Lung Lin) dihadiri oleh Kepala KDEI (Arief Fadillah) didampingi oleh beberapa Kepala Bidang, perwakilan dari negara Philipina, Thailand dan Vietnam serta undangan lainnya. Acara ini dibagi dalam 2 kegiatan yaitu parade dan pertunjukan, diikuti oleh 11 tim dari 4 Negara yaitu Indonesia, Philipina, Thailand dan Vietnam. Parade dilaksanakan pagi hari dengan mengelilingi jalan disekitar Taichung Park yang berjarak 1,7 km, dilanjutkan dengan pertunjukan di panggung pada siang harinya.

Pertunjukan Reog yang melibatkan sekitar 30 orang lebih terdiri dari para penari dan pemain alat musik tampil di panggung sekitar 15 menit. Penampilan seni Reog ini sangat memukau para juri dan mendapat sambutan hangat dari penonton yang hadir, dan berdasarkan hasil penilaian Juri, penampilan Reog Singo Barong dari Indonesia ditetapkan sebagai juara pertama, disusul juara kedua dan ketiga penampilan dari Philipina. 

 

Read more...

Partisipasi KDEI dalam "Remarkable Indonesia" Food Promotion

Dalam rangka memperkenalkan dan mempromosikan kuliner Indonesia di Taiwan, Kantor Dagang dan Ekonomi Indonesia (KDEI) di Taipei, berpartisipasi dalam Promosi makanan Indonesia yang dilaksanakan oleh Far Eastern Plaza Hotel, di Kota Tainan, Taiwan. Far Eastern Plaza Hotel, Tainan yang bernaung di bawah manajemen Shangri-La, menyelenggarakan promosi makanan Indonesia dengan tema “Remarkable Indonesia” Food Promotion, berlangsung pada tanggal 22 Mei sampai dengan 7 Juni 2015.

Makanan yang disajikan terdiri dari makan pembuka, utama dan penutup, antara lain gado-gado, sate ayam/daging, risoles, sop buntut, sayur asem, rendang, nasi goreng ayam, opor ayam, ikan asem manis, udang bakar, pisang goreng, bolu kukus, es campur dan sebagainya, dimasak oleh Chef yang langsung didatangkan dari Shangri-La Hotel Surabaya ( Sdr. Juli Hariyani dan Stefanus Indra Lesmana).

Tanggal 21 Mei 2015 telah dilaksanakan press conference dengan mengundang KDEI di Taipei serta puluhan wartawan untuk meliput kegiatan tersebut, diawali dengan menampilkan tarian tradisional Puspanjali dan Janger oleh 3 orang penari profesional.  General Manajer Far Eastern Plaza Hotel Mr. Erick Kaiserseder  dalam sambutan pembukaannya menyampaikan bahwa promosi makanan Indonesia adalah untuk pertama kali dilaksanakan setelah sebelumnya promosi makanan dari beberapa Negara. 

Suasana hotel dan ruangan press conference terlihat nuansa Indonesia berkat dukungan dari KDEI yang telah meminjamkan barang-barang seni dan budaya  termasuk dukungan souvenir berupa selendang batik.

Sebagai bentuk apresiasi kepada Far Eastern Plaza Hotel Tainan yang telah melaksanakan promosi makanan Indonesia, pada tanggal 6 Juni 2015 Kepala KDEI di Taipei beserta beberapa Kepala Bidang rencananya akan mengundang  Walikota dan beberapa pejabat Pemerintah/Swasta di Tainan untuk hadir makan malam bersama menikmati makanan Indonesia yang dipromosikan hotel tersebut.

 

Read more...

Kegiatan Pelatihan Pemandu Wisata (Tour Guide) di Taichung

Dalam rangka menunjang kegiatan “EXIT PROGRAM” bagi Tenaga Kerja Indonesia (TKI) di Taiwan, Bidang Pariwisata dan Perhubungan KDEI di Taipei menyelenggarakan pelatihan Pemandu Wisata (Tour Guide) berbahasa Mandarin untuk kedua kalinya (pertama dilaksanakan di KDEI di Taipei tanggal 7 dan 14 Desember 2014) , bertempat diHotel Fushin Taichung, No. 14, Shifu Road, Central Dist., Taichung.

Seperti tahun sebelumnya,  KDEI mengundang  seorang Tour Guide yang berpengalaman dan telah memiliki sertifikat/lesensi di Taiwan (Saudara Adi Carlo) sebagai Instruktur.  Hampir semua peserta yang berjumlah 24 orang telah paham berbahasa mandarin sehingga dalam penyampaian materi, Instruktur   lebih banyak menggunakan bahasa mandarin. 

Materi pelatihan adalah materi dasar pemandu wisata seperti kiat menjadi tour guide, hal yang perlu diketahui tentang obyek yang dituju, pelayanan yang harus diberikan dan hal yang dihindari oleh seorang tour guide.

Selain dibekali teori, peserta diminta untuk menjadi seorang tour guide dengan mempresentasikan salah satu obyek wisata di Taiwan atau Indonesia dengan bahasa mandarin. Diakhir presentasi, Instruktur mengevaluasi serta memberikan masukan kepada peserta hal-hal yang masih perlu menjadi perhatian dan perbaikan.

Di Tahun 2015, pelatihan seperti ini akan dilaksanakan tiga kali dan akan berlanjut menjadi agenda tahunan kegiatan KDEI di Taipei.

 

Read more...

Kegiatan Angklung Goes to School di Nan Men Elementary School, Taipei

Bidang Pariwisata dan Perhubungan KDEI di Taiwan memiliki kegiatan untuk mempromosikan pariwisata dan budaya Indonesia, dan salah satu kegiatannya adalah memperkenalkan  alat musik tradisional Angklung ke sekolah-sekolah  dengan tajuk  " Angklung  Goes to School".  Di Tahun 2015 ini, ada beberapa sekolah yang telah merespon upaya promosi yang dilakukan KDEI, dan salah satunya adalah Nan Men Elementery School, Taipei.

Kunjungan KDEI ke Nan Men Elementery School dalam rangka memperkenalkan sekaligus mengajak murid-murid untuk bermain angklung secara interaktif  dilaksanakan sebanyak 3 kali, yaitu tanggal 31 Maret, 2 April dan 29 April 2015 dengan melibatkan lebih dari 200  orang murid TK dan  SD dipandu oleh 3 orang staf KDEI sebagai instruktur dan pengiring musik serta didampingi oleh guru-guru sekolah dan Dharma Wanita KDEI. 

Pada kunjungan  pertama tanggal 31 Maret 2015, Kepala Sekolah SD Nan Men memberikan sambutan sekaligus memberikan piagam tanda terima kasih kepada KDEI Taipei yang telah berpartisipasi dalam Culture Week yang dilaksanakan oleh sekolah dengan memamerkan barang-barang seni dan budaya Indonesia termasuk promosi angklung secara interaktif. 

Selama tiga hari kunjungan (9 jam pelajaran) diisi dengan memperkenalkan secara singkat tentang Indonesia (melalui pemutaran video), dilanjutkan dengan memperkenalkan angklung, cara memainkannya, serta interaktif angklung bersama-sama murid dengan memainkan lagu anak-anak yang populer seperti Twinkle Twinkle Little Star dan Two Tigers. Selain itu juga diperkenalkan kepada para murid dan guru sekolah beberapa kata bahasa Indonesia seperti ”apa kabar,  terima kasih, sampai jumpa”.  Para murid dan guru sekolah sangat senang menikmati permainan interaktif angklung yang ditampilkan. 

Disamping bermain angklung, para guru dan siswa sekolah tersebut juga dapat menikmati pameran budaya Indonesia seperti rumah adat, pakaian adat, foto booth, alat musik gamelan, serta barang-barang seni Indonesia lainnya selama 1 minggu. Di akhir acara KDEI menyerahkan satu set (8 buah) angklung sebagai kenang-kenangan.  

 

Read more...

Parade Ogoh-Ogoh di Dream Parade Kaohsiung

Pada tanggal 28 Maret 2015, Yayasan Dream Community (Dream Community Culture and Education Develop Foundation) di Taipei bekerjasama dengan Kaohsiung City Government dan Dream Mall menyelenggarakan kegiatan  parade budaya dengan mengambil tema Let’s Ogoh-Ogoh yang dilaksanakan di Kota Kaohsiung (kota terbesar kedua yang berada di Selatan Taiwan). Indonesia berpartisipasi dalam kegiatan Dream Parade untuk yang kedua kalinya, setelah yang pertama dilaksanakan pada tanggal 28 Oktober 2014 di Taipei.

Parade dilepas oleh Kepala KDEI (Arief Fadillah) didampingi oleh Kepala Biro Informasi, Kaohsiung City Government, Mr. Yun-Kung Ting, dan General Manager (Divisi Pemasaran) Dream Mall, Mr. Zhang Zai Chun. Dalam sambutan pelepasannya, Kepala KDEI memberikan ucapan terima kasih kepada yayasan Dream Community karena Indonesia diberikan kesempatan kembali untuk partisipasi dan promosi budaya pada acara yang bertaraf Internasional. 

Kegiatan ini terbagi dalam 2 acara, yaitu Parade dan Pertunjukan.  

a.Parade, dilaksanakan pada pukul 15.30 melintasi jalan sepanjang 1 kilometer yang diikuti oleh 40 grup (Ogoh-ogoh, tari, musik tradisional, boneka, dan lainnya) baik lokal maupun asing dengan jumlah pendukung 700 orang. Dalam parade ini Indonesia melibatkan Pejabat dan Staf KDEI serta para Mahasiswa Indonesia sebanyak 35 orang, dengan menampilkan 2 pasang pakaian pengantin Bali dan Sumatera Barat, para tokoh cerita Ramayana seperti Rahwana, Rama, Sinta, Hanoman, Kijang serta 25 penari Kecak. Ogoh-ogoh dengan berat diatas 400 kg dengan tinggi kurang lebih 7 meter dibuat oleh Komunitas Bali yang ada di Taiwan dan diusung oleh masyarakat dan mahasiswa Taiwan.

b.Pertunjukan, dimulai pukul 18.30 didahului dengan atraksi 2 ogoh-ogoh, dilanjutkan pertunjukan Tari Kecak dengan cerita Ramayana selama 25 menit, kemudian dilanjutkan pertunjukan dari peserta lainnya.  

Kegiatan parade budaya ini dihadiri oleh kurang lebih 2,500 penonton, dan diliput oleh beberapa media lokal dan asing.  KDEI berharap pada Dream Parade tahun berikutnya, Indonesia tetap akan berpartisipasi sebagai upaya promosi pariwisata dan budaya Indonesia di Taiwan.

Read more...

[Pendaftaran] Pelatihan Pemandu Wisata bagi TKI di Taiwan

Dalam rangka pelaksanaan Exit Program tahun 2015 bagi Tenaga Kerja Indonesia (TKI) di Taiwan, Kantor Dagang dan Ekonomi Indonesia (KDEI) di Taipei kembali akan menyelenggarakan kegiatan pelatihan Pemandu Wisata (Tour Guide) berbahasa Mandarin. Adapun tujuan pelatihan ini adalah memberikan pengetahuan dasar dan pemahaman tentang pemandu wisata, sehingga diharapkan setelah kembali ke Indonesia bisa menekuni dan berprofesi sebagai Pemandu Wisata berbahasa Mandarin. Pelatihan  Pemandu Wisata   akan dilaksanakan pada:

Hari/Tanggal:  Minggu,  26 April 2015

Waktu: 10. 00  – 16.00

Tempat: Hotel Fushin Taichung, No. 14, Shifu Road, Central Dist., Taichung.

Instruktur:Adi Carlo (memiliki Tour Guide License)  

Jadwal  acara :terlampir.

Bagi para TKI yang berminat mengikuti pelatihan agar mendaftarkan diri melalui alamat e-mail This email address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it. atau menghubungi Ibu Molis (Staf KDEI) nomor telp (02) 87526170 ext. 660  paling  lambat tanggal 23 April 2015 dengan melengkapi  identitas nama, alamat dan nomor telp/HP.

 

(Credit / picfrom : smashingmagazine.com)


Read more...

Pelatihan Tari Tradisional Indonesia

Bidang Pariwisata dan Perhubungan KDEI di Taipei tak henti-hentinya untuk mempromosikan dan memperkenalkan seni dan budaya Indonesia kepada masyarakat  atau orang asing yang ada di Taiwan, termasuk orang Indonesia yang ada di Taiwan.  Salah satu upaya yang telah dan sedang  dilaksanakan  adalah pelatihan ”Tari Tradisional Indonesia” (Kelas Tari).

Kelas Tari perdana dilaksanakan pada tanggal 8 Maret 2015, di ruang serba guna KDEI, diikuti oleh 32 orang peserta warga negara  Taiwan (7 orang), Jepang (1 orang), dan sisanya Warga Negara Indonesia,  dari berbagai latar belakang seperti pelajar,  mahasiswa, ibu rumah tangga, dan BMI termasuk Dharma Wanita KDEI, tanpa dipungut biaya (gratis).

Tarian yang diajarkan adalah ”Tari Pendet (Bali)”, dengan instruktur Sdr Yuniar Indrihapsari (Indri) dan Prastitya Priswi Kurniasih (Prasti), mahasiswa Indonesia yang sedang berkuliah di Taiwan (NTUST).  Pelatihan dilaksanakan sebulan dua kali (minggu pertama dan ketiga) dari pukul 10.00 sampai dengan 12.00 (istirahat 15 menit) dan akan berlangsung sampai dengan bulan Juli 2015 (10 kali pertemuan).

Dalam sambutan pembukaannya, Kepala Bidang Pariwisata dan Perhubungan mewakili Kepala KDEI  menyampaikan bahwa Kelas Tari ini merupakan  pelatihan tari yang pertama kali dilaksanakan oleh KDEI, bertujuan memperkenalkan sekaligus memberikan pelatihan kesenian Indonesia khususnya tari kepada masyarakat di Taiwan sehingga Indonesia bisa lebih dikenal lagi.  Nantinya bagi peserta yang sudah terampil menari akan dilibatkan dalam kegiatan-kegiatan promosi pariwisata dan budaya dan kegiatan-kegiatan  KDEI lainnya.

Sebelum dimulai pelatihan peserta diajak menyaksikan video Tari Pendet selama 3 menit, agar bisa mengenal dan memahami tarian yang akan diajarkan, diteruskan dengan pelatihan teknik-teknik dasar tarian. 

 

Read more...

Kegiatan Angklung Goes to School di Xihu Elementary School

Bidang Pariwisata dan Perhubungan KDEI di Taiwan melakukan kegiatan untuk mempromosikan pariwisata dan budaya Indonesia, dan salah satu kegiatan tersebut adalah memperkenalkan alat musik tradisional Angklung ke sekolah-sekolah  dengan tajuk " Angklung  Goes to School".  Di Tahun 2015 ini, ada beberapa sekolah yang telah merespon upaya promosi yang dilakukan KDEI untuk mengunjungi sekolahnya, dan salah satunya adalah Xihu Elementary School, Taipei.

Pada tanggal 10 Maret 2015, KDEI melakukan promosi dengan mengunjungi sekolah tersebut untuk memperkenalkan sekaligus mengajak murid-murid untuk bermain angklung secara interaktif. Acara ini diselenggarakan di ruang audiovisual Xihu Elementary School dengan melibatkan 66 orang murid kelas 2, dipandu oleh 3 orang staf KDEI sebagai instruktur dan pengiring musik serta didampingi oleh 4 orang Guru sekolah tersebut.

Dalam waktu dua jam pelajaran yang disediakan, diisi dengan  memperkenalkan angklung, cara memainkannya, serta interaktif angklung bersama-sama murid dengan memainkan lagu anak-anak yang populer seperti Twinkle Twinkle Little Star, Two Tigers dan lagu Doraemon, serta murid-murid juga diajak untuk menyanyikan lagu anak-anak dari Indonesia yakni lagu Satu-satu Aku Sayang Ibu dengan iringan Angklung. Selain itu juga diperkenalkan kepada para murid dan guru sekolah beberapa kata bahasa Indonesia seperti ”apa kabar,  terima kasih, sampai jumpa”  Para murid dan guru sekolah sangat senang menikmati permainan interaktif angklung yang ditampilkan.

Diakhir acara Xihu Elementery School memberikan Piagam Penghargaan kepada KDEI yang telah memberikan pelatihan dan permainan angklung kepada murid-murid, dan KDEI menyerahkan satu set (8 buah) angklung sebagai kenang-kenangan.  

 

Read more...
Subscribe to this RSS feed

Kontak Kami

6F, No. 550, Rui Guang Road, Neihu District, Taipei, 114, Taiwan, ROC
Phone : (02) 87526170
Fax : (02) 87523706

Email: ieto[at]ms8.hinet.net

TAUTAN LAIN

DMC Firewall is a Joomla Security extension!