Menu

Pariwisata (80)

Promosi Angklung Pada Acara TIWC Di Taipei

Kantor Dagang dan Ekonomi Indonesia di Taipei diundang sekaligus diminta untuk mengenalkan dan mempromosikan budaya Indonesia pada acara Taiwan International Women Club (TIWC) yang diselenggarakan pada hari Selasa, tanggal 17 Januari 2017 di Taipei.

Acara TIWC yang mengambil tema “Meet Indonesia” dihadiri oleh Kepala KDEI Taipei beserta Ibu Robert J. Bintaryo, Pejabat dan Staf KDEI, President (Ms Jennifer Liu) dan para anggota TIWC.

Dalam sambutannya, Kepala KDEI Taipei berterima kasih kepada TIWC karena telah memberikan kesempatan untuk mengenalkan budaya Indonesia khususnya Angklung, juga mempromosikan makanan Indonesia yang disajikan sebagai hidangan makan siang. Selain itu Kepala KDEI juga mengundang TIWC untuk berkunjung dan menikmati wisata dan budaya Indonesia yang sangat beragam. 

Pada kesempatan ini KDEI mengajak peserta yang hadir (lebih dari 90 orang) untuk  bermain angklung secara interaktif mengiringi 2 lagu mandari (yue liang dai biao wo de xin dan tian mi mi) sekaligus nyanyi bersama. 

 

Read more...

Promosi Budaya Indonesia di Asia University Taiwan

Pada tanggal 16 Desember 2016, Wakil Kepala KDEI di Taipei didampingi Kepala Bidang Pariwisata dan Perhubungan, beserta Staf menghadiri acara Indonesian Cultural “Unity and Diversity” yang dilaksanakan oleh PPI Asia University di Asia University Taichung.

Acara dibuka dengan sambutan Wakil Kepala KDEI, Ketua PPI Asia University, dan Dean International College (Mr Yinghuei Chen). Mr Yinghuei Chen dalam sambutannya menyampaikan bahwa di Asia University Taichung saat ini terdapat 40 orang Mahasiswa (S1,S2 dan S3) dengan berbagai jurusan, dan di tahun 2017 akan datang sekitar 100 orang mahasiswa Indonesia yang berasal dari berbagai Sekolah (SMA) dan Universitas di Indonesia yang telah mengadakan kerjasama dengan Asia University. Selain itu salah satu Mahasiswa Indonesia yang sedang mengikuti pendidikan S3 ( Sdr. Andy) diminta menjadi Dosen untuk mengajar bahasa Indonesia karena minat orang Taiwan belajar bahasa Indonesia sangat tinggi.

Setelah sambutan dilanjutkan dengan pemotongan tumpeng sebagai simbol hubungan persahabatan dan kesejahteraan antara Taiwan dan Indonesia, dan diakhir acara ditampilkan beberapa tarian dari Sumatera Barat, Kalimantan, Jawa, Bali, Sulawesi dan Papua.

Read more...

KDEI Di Taipei Berpartisipasi Pada Immigrants Day 2016

KDEI di Taipei berpartisipasi pada perayaan “2016 Immigrants Day” yang dilaksanakan oleh Kementerian Dalam Negeri Taiwan pada hari Sabtu, tanggal 17 Desember 2016 bertempat di Taipei City Hakka Cultural Park, Kota Taipei.

Acara yang dibuka dengan tari Bali (kreasi tari Kecak dan Janger) dihadiri oleh Presiden Taiwan, Menteri Dalam Negeri, Walikota Taipei, Kepala Perwakilan Negara Vietnam, Thailand, Indonesia dan Pejabat Imigrasi Taiwan serta masyarakat Taiwan.

Pada perayaan Immigrants Day kali ini, booth Indonesia (Wonderful Indonesia) memamerkan aneka barang-barang budaya, brosur pariwisata, pemutaran video wonderful Indonesia, dan sepasang busana pengantin Bali  serta pakaian seragam pegawai Imigrasi Indonesia (PSL dan PDL). 

Yang menarik di acara ini adalah kunjungan Presiden Taiwan ke booth Indonesia didampingi oleh Menteri Dalam Negeri, Walikota Taipei dan Kepala KDEI (Bapak Robert J. Bintaryo) melakukan demo bersama pembuatan Kue Lemper dilanjutkan dengan pemotongan Tumpeng sebagai lambang persahabatan dan kesejahteraan antara Indonesia dengan Taiwan, dan diakhiri dengan penyerahan cendera mata kepada Presiden Taiwan oleh Kepala KDEI.

Read more...

Promosi Indonesia di NCKU Tainan

Pada tanggal 9 Desember 2016, KDEI di Tipei menghadiri acara Indonesian Cultural Day (ICD) yang dilaksanakan oleh PPI Tainan di National Cheng Kung University Tainan.

Acara dibuka dengan suguhan tari kecak, sebagai sapaan selamat datang bagi para tamu dan hadirin, dilanjutkan dengan sambutan dari Ketua PPI Tainan, Office International Affair NCKU, dan KDEI yang diwakili oleh Kepala Bidang Pariwisata dan Perhubungan.

KDEI sangat mengapresiasi upaya PPI Tainan untuk mempromosikan budaya Indonesia dengan menggabungkan mahasiswa Indonesia dari 4 Universitas (National Cheng Kung University,  Southen Taiwan University Science and  Technology, National University of Taiwan dan Taiwan Shoufu university) untuk berkolaborasi menampilkan keberagaman budaya Indonesia melalui pergelaran ICD yang ke 7, menampilkan tarian, angklung, paduan suara serta pergelaran cerita rakyat “ Jayaprana”. 

 

Read more...

KDEI di Taipei Memfasilitasi Kegiatan Keagamaan

Dalam upaya pembinaan kerohanian bagi WNI di Taiwan, khususnya WNI yang memeluk agama Hindu, KDEI di Taipei memfasilitasi kegiatan persembahyangan bersama bagi umat Hindu yang tergabung dalam “PRAMHITA” (Persatuan Migram Hindu Indonesia di Taiwan).

Persembahyangan bersama dilaksanakan pada hari Minggu, tanggal 20 November 2016 di Kota Taichung, Taiwan diikuti lebih dari 65 umat Hindu, umumnya Tenaga Kerja Indonesia yang berasal dari Jawa Timur, Bali, Lombok dan Lampung.   

PRAMHITA secara rutin (2 bulan sekali) menyelenggarakan persembahyangan bersama dengan tujuan 1). agar lebih meningkatkan keyakinan, kepercayaan dan ketaqwaan kepada Ida Sang Hyang Widhi Wasa (Tuhan Yang Maha Pencipta); 2) melaksanakan Yadnya Suci, dan 3) menjalin kekerabatan dan memupuk rasa kebersamaan antar umat Hindu yang ada di Taiwan.

Dalam kesempatan ini Kepala KDEI di Taipei melalui pembina PRAMHITA (Kepala Bidang Pariwisata dan Perhubungan) menyampaikan pesan arahan kepada para WNI khususnya umat Hindu di Taiwan agar dalam melaksanakan aktivitasnya sehari-hari selalu berlandaskan ajaran agama (Dharma), serta wajib mematuhi peraturan perundangan yang berlaku di Taiwan, sehingga dapat terhindar dari hal-hal yang merugikan/menyesatkan.

 

Read more...

Dikti Bridging Program and Non Degree Training Program

Pada hari senin tanggal 14 November 2016, Kepala KDEI di Taipei (Robert  J. Bintaryo) menghadiri acara pembukaan “ DIKTI Bridging Program and DIKTI Overseas Non-Degree Training Program” yang dilaksanakan di Kampus CYCU (Chung Yuan Christian University) Taiwan. Acara ini dihadiri pula oleh Deputy Director General Ministry of Education (Ms. Rebecca H. Lan), Leader of Elite Study in Taiwan Ministry of Education (Dr. Wan-Lee Cheng), Perwakilan dari Universitas di Taiwan dan Perwakilan dari Kemenristek dan Dikti.

Program kerjasama pendidikan antara Indonesia (Kemenristek dan Dikti) dengan Taiwan (Elite Study in Taiwan, Ministry of Education) kali ini  merupakan  bridging program yang diperuntukkan bagi para Dosen berbagai Universitas di Indonesia  sebanyak  21 orang serta Non-Degree Training on Human Resource Management Program bagi Pejabat/Staf Kemenristek dan Dikti  sebanyak 12 orang. 

Dalam sambutannya, Kepala KDEI di Taipei  menyampaikan  bahwa  program kerjasama di bidang pendidikan sudah sejak lama terjalin, dan saat ini diperkuat lagi dengan kebijakan new southbound policy dari pemerintahan baru Taiwan, sehingga kerjasama ke dua negara tidak hanya di bidang ekonomi, namun meluas ke bidang-bidang lainnya seperti pendidikan, pariwisata dan budaya. Deputy Director General Ministry of Education juga menyampaikan bahwa kerjasama pendidikan yang dilaksanakan melalui Elite Study in Taiwan Project Office (ESIT) telah berhasil mengundang banyak mahasiswa asing untuk kuliah di Taiwan, termasuk Indonesia.

Peserta Bridging Program nantinya akan disebar ke 3 Universitas (masing-masing 7 orang) yaitu Chung Yuan  Christian University,  Tunghai University dan National Kaohsiung University of Applied Schiences, selama 3 bulan, sedangkan peserta Training on Human Resource Management akan mendapatkan pelatihan di Chung Yuan  Christian University selama 7 hari.

 

Read more...

Partisipasi Indonesia pada Asia Pacific Culture Day 2016

Untuk ketiga kalinya Indonesia (KDEI Taipei) berpartisipasi  pada Asia Pacific Culture Day 2016 (APCD) yang dilaksanakan selama 2 hari, mulai tanggal 5 dan 6 November 2016 di Hall Taipei Main Station, Taipei.

APCD yang digelar  oleh Ministry of Foreign Affairs (MoFA) telah memasuki tahun ke lima dengan melibatkan 21 negara regional di Asia Pacific seperti Australia, Brunai,  Filipina,  Fiji,  India, Indonesia, Jepang, Korea Selatan, Kepulauan Marshall, Kepulauan Solomon, Kiribati, Myanmar, Malaysia, Nauru, Palau, Singapura, Selandia Baru Tuvalu,  Thailand, Vietnam, dan Taiwan (Taipei City, Kaohsiung City, Tainan City, Taichung City, New Taipei City, Taoyuan City dan Hsinchu County).

Acara yang dibuka oleh Wakil Presiden Taiwan (Chen, Chien-jen) dihadiri oleh Menteri Luar Negeri (David Towei Lee) dan Kepala Perwakilan Negara Asia Pacific. Dalam sambutan pembukaannya Wakil Presiden menyatakan bahwa kebijakan baru southbound  pemerintah Taiwan  tidak saja diwujudkan dalam kerjasama bidang Ekonomi dengan negara-negara di Asia Tenggara dan Asia Selatan, serta Selandia Baru dan Australia,  juga meluas dalam bidang pendidikan, pariwisata dan budaya. Asia-Pacific Culture Day 2016 ini merupakan salah satu wujud kebijakan tersebut. 

Partisipasi Indonesia pada APCD 2016 kali ini menampilkan budaya (tarian), promosi barang-barang seni kerajinan, busana (selendang dan busan batik) dan produk (Mie, Coconut Chips), serta brosur pariwisata di Booth Wonderful Indonesia. Tarian yang ditampilkan di panggung utama adalah Lenggangnyai (Betawi/Jakarta), Sajojo (Papua) dan Sundaram (Bali) yang dibawakan oleh 14 orang mahasiswa Indonesia di Taiwan.   Kegiatan ini juga melibatkan partisipasi Ibu-ibu Dharma Wanita KDEI di Taipei. 

Selama berlangsungnya acara, booth Indonesia mendapat kunjungan dari Wakil Presiden dan Menteri Luar Negeri Taiwan di hari pertama dan kunjungan Wakil Menteri Luar Negeri di hari kedua. APCD 2016 ditutup secara resmi pada tanggal 6 November 2016 oleh Wakil Menteri Luar Negeri Taiwan (Leo Chen-jan Lee), dengan ajakan agar negara-negara peserta dapat kembali berpartisipasi pada  APCD tahun 2017.

 

Read more...

Kunjungan Mahasiswa Rampoe UGM ke KDEI Taipei

Taipei, 18 Oktober 2016, beberapa mahasiswa delegasi Indonesia mengunjungi kantor KDEI di Taipei. Kunjungan ini dalam rangka silaturahmi dan berdikusi terkait tentang hubungan antara pererintah Indonesia dengan Taiwan.

Sebelumnya mereka mengikuti Nan Ying International Folklore Festival 2016. Acara tersebut berlangsung di Tainan dari tanggal 7 - 16 Oktober 2016. Demikian penjelasan dari wakil mahasiswa Indonesia "Rampoe UGM" Yorri Harlyandra. 

Read more...

"Indonesia Cultural Exhibition" Di Kota Taoyuan, Taiwan

Pemerintah Kota Taoyuan bekerjasama dengan KDEI di Taipei menyelenggarakan Festival Budaya Indonesia yang berlangsung dari tanggal 2 Oktober s/d 5 November 2016 bertempat di Stasiun Kereta Api Taoyuan. Di tempat yang sama sebelumnya telah dilaksanakan pula Festival Budaya dari Negara Vietnam dan Thailand.

Festival Budaya Indonesia ini dibuka tanggal 2 Oktober 2016 oleh Walikota Taoyuan (Cheng Wen-Tsan), didampingi Kepala KDEI di Taipei (Robert J. Bintaryo) serta pejabat Kota Taoyuan lainnya. Tujuan diselenggarakannya kegiatan ini adalah agar masyarakat di Taiwan baik lokal maupun asing lebih mengenal beberapa kebudayaan negara asia tenggara khususnya Indonesia. 

Acara ini  diisi dengan beberapa kegiatan seperti pameran, pertunjukan seni dan budaya, promosi beberapa lokasi wisata serta beragam makanan Indonesia. Terlihat para pengunjung sangat antusias melihat pameran serta pertunjukkan yang ditampilkan.

Read more...

Shilin International Cultural Festival

Dalam rangka mempromosikan pariwisata dan budaya Indonesia di Taiwan serta pencapaian target  275.000 wisatawan  Taiwan berkunjung ke Indonesia, Kantor Dagang dan Ekonomi Indonesia (KDEI) di Taipei berpartisipasi pada acara 2016 Shilin International Cultural Festival yang dilaksanakan pada tanggal 2 Oktober 2016.

Acara yang diprakarsai oleh Pemerintah Daerah Kota Taipei dibuka oleh Kepala Kantor Distrik Shilin, dihadiri oleh beberapa anggota DPRD Taipei, Kepala Perwakilan, dan tokoh masyarakat Taipei. Tujuan dilaksanakan kegiatan ini adalah sebagai ajang pertukaran budaya antar negara peserta serta mempererat hubungan antar perwakilan negara yang ada di taiwan. Negara-negara yang mengambil bagian dalam acara tersebut antara lain Indonesia, Spanyol, Jepang, Paraguay, Mexico, Argentina, Oman, dan Taiwan serta Negara-negara di  Kepulauan Pasifik.

Terlihat para pengunjung sangat antusias menikmati acara tersebut karena  diramaikan dengan booth dan penampilan dari masing-masing negara berupa tarian, persembahan lagu, gendang perkusi, opera, dan lainnya. Indonesia menampilkan tarian tradisional dari daerah Jawa Barat (Bajidor Kahot) dan juga booth yang berdekorasi bali serta membagikan brosur  dan informasi tempat wisata dan budaya di Indonesia yang membuat cukup banyak para pengunjung untuk datang dan berfoto. 

 

Read more...
Subscribe to this RSS feed

Kontak Kami

6F, No. 550, Rui Guang Road, Neihu District, Taipei, 114, Taiwan, ROC
Phone : (02) 87526170
Fax : (02) 87523706

Email: ieto[at]ms8.hinet.net

TAUTAN LAIN

Our website is protected by DMC Firewall!