Menu

Investasi (42)

Kepala KDEI Taipei memberikan sambutan pada Indonesia Business Forum 2020

Taipei (22/10), KPMG Taiwan bersama KDEI Taipei menyelenggarakan Indonesia Business Forum 2020 bertempat di Taipei 101 yang dihadiri oleh sekitar 40 peserta yang terdiri dari sekitar 20 perusahaan Taiwan yang bergerak di berbagai sektor industri manufaktur antara lain elektronik, tekstil, plastik, kimia, dan injection molding. Hal ini menunjukan bahwa di tengah situasi pandemi Covid-19, minat pelaku usaha untuk berinvestasi ke Indonesia masih cukup tinggi.

Dalam sambutannya, Kepala KDEI Taipei, Budi Santoso, menyampaikan bahwa forum ini dilakukan dalam rangka memberikan kepercayaan dan keyakinan kepada investor Taiwan yang tengah mempersiapkan rencana ekspansi paska pandemi Covid-19 agar lebih agar lebih yakin dalam memutuskan investasi-nya ke Indonesia. Disampaikan bahwa Indonesia, meski cukup terdampak oleh Covid-19, namun berhasil melakukan pemulihan yang cukup cepat dan tanggap baik dari sisi penanganan kesehatan maupun pemulihan perekonomian.

Disampaikan pula bahwa Indonesia saat ini terus berbenah melanjutkan upaya reformasi dan pemulihan ekonomi dengan cara menciptakan lapangan kerja baru melalui investasi. Melalui Undang-undang Cipta Kerja, pelaku usaha akan lebih mudah untuk membuka bisnis-nya di Indonesia. Regulasi yang tumpang tindih dan prosedur yang rumit di Indonesia akan disederhanakan.

Pada sesi presentasi dan diskusi menampilkan narasumber yaitu Kepala Bidang Investasi KDEI Taipei yang menyampaikan kebijakan investasi terkini, peluang dan insentif di Indonesia, Head of Clients & Markets KPMG Indonesia, Bapak Susanto yang menyampaikan secara rinci mengenai update kebijakan perpajakan di Indonesia dengan adanya Omnibus Law, serta Chairman Meiloon Industrial, Mr. Wu Wei Chun yang memberikan pandangan mengenai pengalamannya dalam melakukan investasi di Indonesia.

KDEI Taipei, dalam rangka menarik lebih banyak investasi Taiwan ke Indonesia, secara aktif terus melakukan promosi door-to-door dan pendampingan kepada investor, mulai dari penjajakan, fasilitasi pengurusan perizinan dengan berkoordinasi bersama Kementerian atau Lembaga Pemerintah di Tingkat Pusat dan Daerah, serta memberikan layanan after-care sehingga perusahaan akan merasa nyaman untuk berinvestasi di Indonesia.

Read more...

Partisipasi Kepala KDEI Taipei, dalam Taiwan ASEAN India Strategic Investment Partnership Forum 2020 di Taipei

Taipei, (21/10/20), Kepala KDEI, Bapak Budi Santoso bersama Kepala Perwakilan dari negara-negara ASEAN dan India hadir dalam kegiatan tahunan Taiwan ASEAN India Strategic Investment Partnership Forum 2020 di Taipei.

Forum yang diinisiasi oleh Kementerian Ekonomi Taiwan (MOEA) ini dibuka oleh Director General Department of Investment Service (DOIS), Mr. Emile M. P. Chang dan dihadiri oleh sekitar 400 pelaku usaha Taiwan yang ingin mengetahui iklim dan kebijakan investasi terkini dari negara-negara ASEAN dan India paska Pandemi Covid-19.

Di tengah situasi perang dagang AS-Tiongkok, pandemi Covid-19 dan isu restrukturisasi rantai pasok global, Taiwan ASEAN India Strategic Investment Partnership Forum merupakan forum bisnis bergengsi bagi negara-negara ASEAN dan India untuk bersaing dan saling mempromosikan iklim, kebijakan dan insentif terkini dari negara-nya masing-masing di hadapan para pelaku usaha dan pemangku kepentingan Taiwan.

Hadir mewakili Indonesia dalam sesi diskusi panel Kepala Bidang Investasi KDEI Taipei, Bapak Ali Fauzi yang menjelaskan keberhasilan Indonesia dalam mengatasi Covid-19 dan melakukan pemulihan Indonesia. Terkait pandemi, kebijakan memberikan kemudahan bagi lalu lintas penyelesaian proyek investasi serta disiapkannya lokasi-lokasi investasi yang berdaya saing tinggi dan paket-paket insentif dari pemerintah. Perkembangan terkini dengan diterbitkannya Omnibus Law Cipta Kerja kedepannya juga akan semakin meningkatkan kemudahan berusaha di Indonesia dan diharapkan mampu menciptakan lapangan kerja baru di Indonesia.

Read more...

50 Perusahaan Taiwan Hadiri Indonesia Investment Business Forum (IIBF) 2019

Taipei, 22 Juli 2019 - Kepala KDEI Taipei, Didi Sumedi menyampaikan kata sambutan pada acara Indonesia Investment Business Forum (IIBF) 2019 bertempat di Indonesia Exhibition Center yang dihadiri oleh sekitar 50 perwakilan perusahaan dan pebisnis Taiwan di Taipei.

Pada sambutannya, Kepala KDEI menyambut baik kegiatan ini khususnya dalam mendorong arus investasi Taiwan di Indonesia. Pada kesempatan ini Direktur Promosi Regional BKPM, Indra Darmawan turut hadir memberikan keynote speech. Dalam paparannya, disampaikan mengenai peluang dan tantangan sekaligus potensi Indonesia sebagai negara tujuan investasi yang tepat bagi Taiwan termasuk menjelaskan mengenai beberapa relaksasi kebijakan yang dapat memfasilitasi investor asing di Indonesia. Masih pada sesi pembukaan, Executive Director of Market Development Department Taiwan External Trade Development Council (TAITRA) James K. J. Chen, juga mendorong agar para investor Taiwan dapat berinvestasi di Indonesia.

Kegiatan ini terbagi atas 2 (dua) sesi diskusi panel yang menghadirkan narasumber antara lain SVP CTBC Bank, Kepala BKPMD Propinsi Banten, Direktur Promosi dan Kehumasan BP Batam, Kepala Bidang Perdagangan KDEI Taipei, Kepala Bidang Industri KDEI Taipei yang menjelaskan perkembangan terkini mengenai potensi sekaligus peluang investasi di masing-masing bidang.

Di akhir kegiatan juga telah dilaksanakan kegiatan one-on-one business meeting antara BP Batam dan Kawasan Industri (KI) Modern Cikande dari Provinsi Banten dengan para pelaku bisnis Taiwan guna memaparkan potensi yang dapat ditawarkan oleh masing-masing KI termasuk berdialog dengan para pengusaha Taiwan di bidang komponen elektronik dan tekstil.

Read more...

KDEI Taipei Dan Badan Koordinasi Penamanan Modal (BKPM) Menyelenggarakan Indonesia Business Forum (IBF)

KDEI Taipei bekerjasama dengan Badan Koordinasi Penamanan Modal (BKPM) telah menyelenggarakan Indonesia Business Forum (IBF) di Taipei pada tanggal 22 Mei 2019 di Indonesia Exhibition Centre, Taipei.

Acara ini dihadiri oleh sekitar 40 peserta dari berbagai perusahaan di Taiwan di sektor industri elektronik, otomotif, kimia, alas kaki, ICT, bioteknologi, jasa konstruksi dan perdagangan. Kegiatan Business Forum tersebut memberikan informasi mengenai prosedur investasi, ekspor dan impor, keimigrasian serta pertanahan.

Kegiatan diawali dengan sambutan dari Kepala KDEI Taipei yang menyampaikan bahwa Indonesia memiliki hubungan ekonomi yang baik dengan banyak negara baik secara bilateral maupun multilateral. Hal ini ditandai dengan banyaknya free trade agreement (FTA) yang telah dimiliki Indonesia yang menjadi keuntungan apabila investor Taiwan berinvestasi di Indonesia, perusahaan juga akan mendapatkan akses ke pasar ASEAN, bilateral dan internasional.

Adapun pembicara pada forum ini antara lain:
Kepala Bidang Investasi, KDEI Taipei yang menyampaikan antara lain hal-hal yang harus diperhatikan ketika akan berinvestasi di Indonesia, prosedur investasi, persyaratan minimum nilai investasi, serta lokasi yang disarankan.

Kepala Bidang Perdagangan, KDEI Taipei menyampaikan ketentuan umum dalam hal impor, fasilitas pembebasan bea masuk mesin, barang, dan bahan bagi impor, ketentuan impor barang modal baik baru maupun used capital goods, peraturan ekspor Indonesia serta free trade agreement yang dimiliki Indonesia.

Kepala Bidang Imigrasi, KDEI Taipei yang menjelaskan jenis-jenis visa dan prosedur mendapatkan visa yang terkait dengan proyek investasi.

serta, Direktur PT. Bekasi Fajar Industrial Estate yang memaparkan jenis-jenis hak atas tanah di Indonesia, prosedur pembelian tanah di kawasan industri, cara merekrut tenaga kerja, upah minimum, serta profil kawasan industrinya.

Acara ditutup dengan sesi tanya jawab di mana terdapat beberapa pertanyaan antara lain mengenai nilai maksimum kepemilikan saham asing, cara perolehan hak atas tanah, keamanan di Indonesia, harga tanah di kawasan industri, biaya visa, penjamin visa serta logistik dan perpajakan. Pasca acara para peserta melakukan networking dengan para pembicara untuk menindaklanjuti minat investasi dan perdagangan.

Read more...

Indonesia Malaysia Investment Seminar

Taipei, 24 April 2019 - Kepala KDEI Taipei, Bpk. Didi Sumedi menyampaikan sambutan pada acara Indonesia Malaysia Investment Seminar pada tanggal 23 April 2019 bertempat di NTUH International Convention Center yang dihadiri oleh 120 orang pengusaha dan pebisnis Taiwan.

Pada sambutannya, Kepala KDEI menyampaikan perkembangan terakhir di Tanah Air terkait pelaksanaan pemilu, iklim investasi dan perdagangan serta kerjasama Indonesia-Taiwan dalam mendukung perkembangan Ekonomi kedua belah pihak.

Turut hadir sebagai narasumber pada kesempatan presentasi dan tanyajawab, Kepala Bidang Investasi KDEI Taipei, Bpk. Mochammad Firdaus yang menjelaskan peluang dan iklim investasi Indonesia.

Selain itu, pada seminar ini juga disampaikan permasalahan Konvensi Pajak di Indonesia oleh Aaron Yeh dari KPMG di Taiwan dan experience shared dari PT. Formosa Teknologi Sentral yang disampaikan oleh Mr. Kao Ying Chang.

Indonesia Malaysia Investment Seminar yang diselenggarakan oleh Department of Investment Services (DOIS) MOEA bekerjasama dengan KPMG in Taiwan juga menghadirkan pembicara dan narasumber dari Malaysian Friend and Trade Center (MFTC) Taipei.

Read more...

Perluas Portofolio Luar Negeri, WIKA Tandatangani Agreement Sanying Line Rapid Transit Project dengan RSEA Engineering Corporation Taiwan

Taipei - PT WIJAYA KARYA (Persero) Tbk. (WIKA) melakukan Signing Agreement Ceremony untuk Proyek Sanying Line Rapid Transit dengan RSEA Engineering Corporation Taiwan, pada Kamis, 11 April 2019 di Indonesia Exhibition Centre, Kantor Dagang dan Ekonomi Indonesia di Taipei.

Penandatanganan dilakukan secara langsung oleh Direktur Operasi III WIKA, Destiawan Soewardjono dan President of Architectural Engineering of RSEA Engineering Corporation Taiwan, Jason Wu serta disaksikan langsung oleh Kepala KDEI untuk Taipei, Didi Sumedi. Acara ini juga dihadiri oleh Wakil KDEI untuk Taipei, Teddy Surachmat beserta Jajaran Manajemen WIKA serta RSEA Engineering Corporation Taiwan.

Diawali penjelasan mengenai Proyek Sanying Line Rapid Transit oleh Aliset Sebayang, Country Manager WIKA untuk Taiwan. Dalam paparannya, beliau menyampaikan bahwa WIKA akan terlibat dalam pengerjaan Paket Kontrak I dari Proyek Sanying Line Rapid Transit berupa 4 bangunan stasiun dan dilanjutkan dengan Paket Kontrak II berupa 3 bangunan stasiun dan 1 Depo yang menghubungkan Distrik Sanxia dan Distrik Yingge serta Paket Kontrak III yaitu Pembangunan Basement Gedung Taiwan Insurance Building dengan Metode Top-Down.

Dalam sambutannya, Direktur Operasi III WIKA, Destiawan Soewardjono menyampaikan bahwa WIKA bangga bisa bekerjasama dengan RSEA Engineering Corporation Taiwan dikarenakan pengalaman serta reputasi dari Perusahaan Terkemuka ini di Taiwan, dan dengan adanya proyek ini beliau berharap peluang WIKA di Taiwan akan menjadi besar dan luas dengan berbagai proyek baru lainnya dan dengan adanya proyek stasiun diatas menjadi pembuktian terkait performance dan pengalaman WIKA di sektor infrastruktur khusus pembangunan transportasi publik.

Kepala Kantor Dagang Ekonomi Indonesia untuk Taipei, Didi Sumedi juga turut menyampaikan kebanggaannya atas pencapaian WIKA yang telah berekspansi membanggakan Indonesia di Taiwan. "RSEA Engineering Corporation akan mendapat kepuasan dari hasil kerja yg dikerjasamakan dgn salah satu BUMN Indonesia dan Champion di bidangnya", terangnya.

Dengan ditandatanganinya agreement ini, semakin menunjukkan eksistensi WIKA di Taiwan yang di mana sebelumnya telah melakukan Joint Operations dengan Dong – Pi Co., Ltd (Dong - Pi) untuk membangun Bridge Across the Kinmen Island.

Read more...

Perwakilan Indonesia Meraih Penghargaan Pada 2018 Taichung World Flora Exposition

Taichung World Flora Exposition telah dibuka pada hari Sabtu, 3 November 2018 dan berlangsung di Houli Horse Ranch & Forest Park Area di distrik Houli Taichung, Yongfeng Park Area di distrik Waipu, dan Huludun Park Area di distrik Fengyuan, masing-masing menempati area 30.04, 14.32 dan 16.52 hektar

Acara ini akan memamerkan keindahan dan keragaman botani dari industri pertanian Taiwan . Tujuan dari acara ini adalah meremajakan sumber daya alam lokal, hortikultura, lanskap taman dan berbagai industri lainnya, menghasilkan gaya hidup kosmopolitan yang segar dan mempromosikan infrastruktur perkotaan yang menguntungkan dan peluang untuk pertukaran budaya internasional. Dengan memadukan tema GNP (Hijau, Alam, dan Rakyat), tiga taman yang disebutkan di atas memperlihatkan pembangunan yang ramah lingkungan, pertanian intensif, dan perbaikan lingkungan.

Yayasan KONSERVASI JANUR INDONESIA (ig : @YK JANURI) mewakili Indonesia pada acara 2018 Taichung World Flora Exposition di Blossom Pavilion booth no 1, meraih 3 penghargaan untuk kategori : Excellent Award untuk General Arrangement
Bronze untuk Plant Arrangement ; Silver for Flower Arrangement

Read more...

Penandatanganan Kerjasama Joint Operations antara WIKA dengan Dong – Pi Co., Ltd.

Taipei (16/10/18) PT WIJAYA KARYA (Persero) Tbk. (WIKA) melakukan Joint Operations dengan Dong – Pi Co., Ltd (Dong - Pi) yang secara resmi tertuang dalam kontrak yang ditandatangani oleh Direktur Operasi WIKA Destiawan Soewardjono dan CEO Dong – Pi Wang Yin Ho yang disaksikan langsung oleh Kepala KDEI Didi Sumedi yang dilaksanakan di Kantor Dagang dan Ekonomi Indonesia (KDEI) di Taipei pada Selasa (16/10).

JO WIKA & Dong - Pi ini dibentuk untuk membangun Bridge Across the Kinmen Island. Jembatan ini memiliki panjang 5400m dan nantinya akan menghubungkan dua pulau di bawah teritori Taiwan yang berdekatan dengan Tiongkok yaitu Pulau Kinmen Besar dan Pulau Kinmen Kecil. Lingkup pekerjaan WIKA yaitu pengerjaan 5 buah pylon pada main bridge yang meliputi pekerjaan Partial Bore Piling, Pilecap and Tower dan Wadges.

Selain proyek jembatan tersebut, WIKA juga berpeluang mendapatkan proyek pembangunan Passenger Service Building Center dari hasil kerjasama dengan Dong - Pi. Passenger Service Building Center (PSBC) merupakan bangunan gedung untuk pelayanan penumpang pada pelabuhan Shui-Tao, yang juga berada di pulau Kinmen, Taiwan.

Direktur Operasi WIKA Destiawan Soewardjono menganggap pencapaian ini akan membawa dampak positif bagi perkembangan perseroan di region Asia Timur. Dari penandatanganan kontrak jembatan beserta peluang kerjasama pembangunan PSBC, Destiawan menargetkan kontrak baru yang dicapai WIKA dapat mencapai Rp1,2 triliun.

Selanjutnya diharapkan pengerjaan proyek yang rencananya akan dimulai pada Januari 2019 akan terealisasi dengan baik untuk mengejar target operasi pada September 2020.

Read more...

KDEI di "2018 Tainan Biotechnology and Green Energy Expo"

Tainan City Government bekerja sama dengan media Commercial Times telah mengadakan "2018 Tainan Biotechnology and Green Energy Expo" pada tanggal 5-8 Oktober 2018. Dengan keuntungan geografis kota Tainan di mana banyak terdapat industri bioteknologi dan green energy, pameran ini merupakan platform pemasaran yang sangat baik untuk menampilkan produk dan teknologi berkualitas tinggi dan mendorong kerjasama para pelaku usaha untuk saling bekerjasama mengembangkan bisnisnya. 

KDEI Taipei berpartisipasi dalam acara ini dengan mempromosikan peluang investasi di bidang industri makanan, industri kosmetik dan kelistrikan. Selama pameran booth KDEI Taipei telah dikunjungi oleh calon investor yang berminat baik untuk berinvestasi di Indonesia maupun untuk mencari peluang untuk mengekspor produk produk dari Indonesia ke Taiwan.

Read more...
Subscribe to this RSS feed

Kontak Kami

6F, No. 550, Rui Guang Road, Neihu District, Taipei, 114, Taiwan, ROC
Phone : (02) 87526170
Fax : (02) 87523706

Email: ieto[at]ms8.hinet.net

TAUTAN LAIN

DMC Firewall is developed by Dean Marshall Consultancy Ltd