Menu

Siaran Pers KDEI Bulan September 2015

Siaran Pers KDEI Bulan September 2015

Surplus Perdagangan Indonesia semester-1/2015 tetap tumbuh 7,48 persen (yoy), di tengah tekanan terhadap total perdagangan Indonesia-Taiwan.

Investasi Taiwan di Indonesia semester-1/2015 meningkat 6,64 persen (yoy).

 

Kinerja Perdagangan

Aktivitas total perdagangan Indonesia – Taiwan periode bulan Juni 2015 mencapai USD 774,47 juta, mengalami penurunan bila dibandingkan dengan Mei 2015 yang mencapai USD 895,33 juta, turun 13,50 persen. Penurunan tersebut dipicu oleh turunnya transaksi perdagangan non migas sebesar 17,18 persen (mom). Apabila dibandingkan dengan bulan Juni 2014, total perdagangan Indonesia-Taiwan turun 25,97 persen (yoy). Secara kumulatif, aktivitas perdagangan Indonesia-Taiwan selama periode Semester-1/2015 mencapai USD 5,13 milyar, turun 9,34 persen dibanding periode yang sama tahun sebelumnya. Menurunnya performa perdagangan Indonesia-Taiwan secara keseluruhan dipengaruhi oleh aktivitas produksi di masing-masing pihak yang sedang mengalami penurunan dan juga diikuti oleh menurunnya permintaan sebagai akibat depresiasi mata uang NTD dan Rupiah. Selain itu, rendahnya harga komoditas dunia turut memberi andil turunnya nilai total perdagangan Indonesia-Taiwan.

Menurunnya nilai total perdagangan Indonesia-Taiwan bulan Juni 2015 berbanding lurus dengan surplus neraca perdagangan Indonesia yang turun 32,70 persen (mom), mencapai USD 203,17 juta, dan bila dibandingkan bulan Juni 2014 mengalami penurunan sebesar 37,42 persen (yoy), yang pada bulan Juni 2014 mencapai USD 324,66 juta. Penurunan tersebut utamanya didorong oleh menurunnya neraca perdagangan migas sebesar 54,02 persen (mom). Namun, secara kumulatif, neraca perdagangan Indonesia-Taiwan selama periode Semester-1/2015 mencapai surplus sebesar USD 1,68 milyar, naik 7,48 persen (yoy). KDEI-Taipei akan terus menjaga momentum positif neraca perdagangan Indonesia dan terus ditingkatkan melalui sejumlah pertemuan bisnis dan penterasi pasar langsung di Taiwan, walaupun tekanan ekonomi dan permintaan dunia diperkirakan akan terus terjadi hingga akhir tahun 2015.

Sementara, nilai ekspor Indonesia ke Taiwan bulan Juni 2015 mencapai USD 488,82 juta, atau turun 18,34 persen dibanding bulan Juni 2015 (mom), dan turun 28,68 persen dibanding bulan Juni 2014 (yoy), dengan ekspor non migas berkontribusi 70,72 persen terhadap nilai ekspor. Menurunnya ekspor Indonesia bulan Juni 2015 dipengaruhi oleh turunnya baik ekspor migas (24,29 persen) maupun non migas yang turun 15,60 persen (mom). Secara kumulatif, nilai ekspor Indonesia ke Taiwan periode Semester-1/2015 mencapai USD 3,40 milyar, terkoreksi 5,70 persen (yoy). Sedangkan, nilai impor Indonesia dari Taiwan bulan Juni 2015 mencapai USD 285,65 juta, atau turun 3,73 persen dibanding bulan Mei 2015. Apabila dibandingkan dengan Juni 2014, impor Indonesia turun 15,77 persen (yoy).

Jenis produk ekspor utama Indonesia ke Taiwan pada periode Semester-1/2015 didominasi oleh batu bara, gas alam, dan logam mulia dengan nilai ekspor masing-masing sebesar USD 814,59 juta, USD 643,27 juta, dan USD 611,45 juta.

Sementara, tekstil dan produk tekstil, minyak (non-crude), produk kimia (ethylene), dan komponen elektronik (IC) menjadi produk impor terbesar periode Semester-1/2015 dengan nilai masing-masing USD 176,83 juta, USD 124,41 juta, USD 42,76 juta, dan USD 32,36 juta.

 

Perkembangan Investasi Semester-I/2015

Realisasi investasi asal Taiwan ke Indonesia pada Semester-1/2015 adalah sebesar USD 85,08 juta, meningkat 6,64 persen dibandingkan periode yang sama tahun 2014 yang mencapai USD 79,78 juta. 

Berdasarkan lokasi, realisasi investasi asal Taiwan pada periode Semester-1/2015 hampir seluruhnya berada di Pulau Jawa dengan nilai terbesar pada Provinsi Jawa Barat (USD 66,58 juta), DKI Jakarta (USD 5,51 juta), Jawa Timur (USD 4,41 juta), dan Banten (USD 4,01 juta). 

Sedangkan berdasarkan sektor, sebagian besar realisasi investasi Taiwan di Indonesia periode Semester-1/2015 adalah pada sektor sekunder dengan nilai terbesar pada sektor industri karet, barang dari karet dan plastik (USD 52,17 juta), industri mineral non logam (USD 11,28 juta), dan industri logam dasar, barang logam, mesin dan elektronik (USD 5,22 juta). Berdasarkan data dari Ministry of Economic Affairs Taiwan, Indonesia menduduki peringkat ke-8 tujuan investasi asal Taiwan.

Sementara, selama bulan Agustus 2015, telah dilaksanakan pula sejumlah pertemuan bisnis dan forum bilateral oleh tim ekonomi KDEI-Taipei serta kegiatan lainnya untuk mempromosikan Indonesia sebagai negara tujuan perdagangan dan investasi bagi kalangan pengusaha Taiwan, antara lain fasilitasi terhadap pengusaha kopi Taiwan melalui program “Indonesia Tour de Coffee” ke Surabaya dan Bali, peliputan oleh wartawan media cetak Taiwan mengenai Indonesia ke beberapa kawasan industri di Indonesia, pendampingan kunker delegasi Taiwan Telematics Industry Association (TTIA) ke Jakarta, penandatanganan MoU antara PT Tiphone Mobile Indonesia Tbk dengan Arima Communications Corp. dan PT Artha Metal Sinergi (AMS) dengan China Steel Corporation, kunjungan ke perusahaan San Neng Bakeware Corp dan Depo Autoparts Ind, Co., Ltd, dan pelaksanaan forum bisnis perdagangan dan investasi pada kawasan industri New Taipei City.

 

Perkembangan Pariwisata s.d. Juni 2015

Terkait pariwisata, pada bulan Juli 2015, jumlah wisatawan Taiwan ke Indonesia mencapai 18.707 orang, naik 8,69 persen dibanding Juni 2015 (mom). Secara kumulatif, total wisatawan Taiwan yang telah berkunjung ke Indonesia selama Januari-Juli 2015 mencapai 109.592 orang, atau naik 5,25 persen dibanding periode yang sama tahun sebelumnya. 

Sementara, jumlah wisatawan Indonesia ke Taiwan pada bulan Juli 2015 mencapai 20.922 orang, naik 34,84 persen dibanding bulan Juni 2015. Secara kumulatif, total wisatawan Indonesia ke Taiwan selama periode Januari-Juli 2015 mencapai 104.568 orang, atau turun 1,78 persen dibanding periode yang sama tahun sebelumnya..

 

Update Penanganan TKI

Dalam rangka memberikan perlindungan bagi Tenaga Kerja Indonesia yang ditempatkan di Taiwan, beberapa upaya yang telah dilakukan antara lain :

1.TKI a.n Agung Wibowo

Pada tanggal 7 Agustus 2015, KDEI-Taipei menerima informasi bahwa TKI a.n Agung Wibowo, bekerja sebagai ABK di Yilan, telah meninggal dunia akibat terkena potongan besi papan reklame saat terjadi topan Soudelor di Taiwan. 

Selanjutnya, pada tanggal 8 Agustus 2015 KDEI Taipei menghubungi perwakilan nelayan di Yilan untuk mengetahui identitas korban selengkapnya. Selanjutnya, KDEI Taipei menghubungi agensi di Taiwan untuk mengurus dokumen pemulangan jenazah ke Indonesia.

Pada tanggal 17 Agustus 2015 KDEI Taipei telah menerima surat kematian resmi alm. Agung Wibowo dari Taiwan Yilan District Prosecutors Office. Jenazah alm. Agung Wibowo kemudian dipulangkan pada tanggal 18 Agustus 2015 dengan pesawat China Airlines C10761 nomor kargo 297-51877221 dari Taoyuan International Airport pukul 08.45 dan tiba di Bandara Soekarno-Hatta Jakarta pada pukul 13.00 WIB.

KDEI Taipei juga menerima informasi dari agensi Ho Shih Tsao Entrerprise Co,. Ltd bahwa pihaknya telah memberikan santunan kepada istri almarhum Agung Wibowo yaitu Sdri. Wulan Anggraeni, yang bersumber dari majikan, pemilik papan reklame, dan sisa gaji terakhir almarhum. Adapun asuransi yang bersangkutan, masih dalam proses penyelesaian oleh pihak agensi.

2.TKI a.n. Sugiayem

Pada tanggal 11 Agustus 2015, KDEI-Taipei telah menerima konfirmasi dari Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia terkait pemulangan sdri. Sugiayem ke Indonesia.

Pada tanggal 14 Agustus 2015, KDEI-Taipei kembali melakukan koordinasi dengan pihak rumah sakit untuk mengetahui kondisi terakhir Sdri. Sugiayem dan pihak dokter menerangkan bahwa kondisi Sdri. Sugiayem tidak sebaik sebelumnya. Sdri. Sugiayem tidak dapat duduk dan mengalami demam sehingga belum memungkinkan untuk dapat kembali ke Indonesia dengan menggunakan pesawat terbang. Pihak dokter menerangkan bahwa setidaknya harus menunggu sampai kondisi Sdri. Sugiayem pulih dari demam, sehingga dapat melakukan perjalanan menuju Indonesia.

Pada tanggal 24 Agustus 2015, KDEI-Taipei kembali memantau kondisi Sdri. Sugiayem. Pihak dokter menerangkan bahwa demamnya sudah turun dan dapat melakukan perjalanan menuju Indonesia dengan menggunakan pesawat terbang.

Pada tanggal 27 Agustus 2015, KDEI-Taipei menghubungi pihak Sunrise Airlines terkait prosedur pemulangan Sdri. Sugiayem dengan menggunakan pesawat terbang. Pihak Sunrise Airlines akan membantu melakukan koordinasi dengan pihak penerbangan komersil dalam rangka penyelesaian prosedur pemulangan Sdri. Sugiayem.

3.Kenaikan Gaji Tenaga Kerja Asing (TKA) sektor informal

Berdasarkan pertemuan tanggal 28 Agustus 2015 yang diikuti oleh perwakilian dari Ministry of Labor Taiwan, Ministry of Foreign Affairs Taiwan, KDEI-Taipei, Manila Economic and Culture Office; Vietnam Economic and Culture Office; Thailand Economic and Culture Office, disepakati bahwa Pemerintah Taiwan bersama dengan Pemerintah Indonesia, Filipina, Vietnam, dan Thailand mulai menyesuaikan gaji TKA sektor informal di Taiwan menjadi NT$ 17,000 bagi TKA yang mulai bekerja di Taiwan sejak tanggal 01 September 2015. Selain itu, demi menjaga hak-hak TKA di Taiwan, telah disepakati untuk diadakan rapat evaluasi rutin pada bulan Juli setiap tahunnya.

 

Agenda Bulan September 2015

Dalam rangka meningkatkan kinerja KDEI di Taipei pada tahun 2015, sejumlah kegiatan yang  akan dilaksanakan pada bulan September 2015 adalah sebagai berikut:

1.Partisipasi pada “2015 Taipei International Chain and Franchise Autumn Exhibition”, Taipei, 18-22 September 2015.

2.Kunjungan ke importir kopi dan minyak sawit, M2 September.

3.Kunjungan ke perusahaan Maxmold Polymer Co., Ltd, M2 September.

4.Kunjungan ke perusahaan Ikatech, Co., Ltd, M2 September.

5.Pelatihan Pembuatan Kerajinan Tanah Liat, Tainan & Taichung, 6 & 13 September.

6.KDEI Sunday Service, Taipei, 6 dan 20 September.

7.KDEI Mobile Service, Taitung, 13 September.

8.Kunjungan ke perusahaan Pou Chen Group, M3 September.

9.Pertemuan dengan Taiwan Rubber and Elastomer Association, M2 September.

10.Pertemuan dengan importer batubara di Taiwan, M3 September.

11.Pertemuan dengan calon buyer Taiwan pra-TEI2015, M4 September.

 

 

------------------------                  

KDEI DI TAIPEI

 

pic from : portstrategy.com

back to top

TAUTAN LAIN

Kontak Kami

6F, No. 550, Rui Guang Road, Neihu District, Taipei, 114, Taiwan, ROC
Phone : (02) 87526170
Fax : (02) 87523706

Email: ieto[at]ms8.hinet.net

Our website is protected by DMC Firewall!