Menu

Ketenagakerjaan (169)

Komunitas Band PMI Unjuk Kebolehan dalam Festival Musik Indonesia di Taiwan

 

Taipei, KDEI (18/02/18) -- Festival Musik Indonesia sukses digelar di Y27, Taipei Main Station yang berlangsung meriah dengan dihadiri ratusan pengunjung yang terdiri dari PMI, WNI, warga Taiwan dan lainnya. Sekitar pukul 10.00, para penonton mulai berdatangan memadati pojok Y27 TMS.

Festival Musik Indonesia bertujuan untuk meningkatkan kemampuan bermain musik, melestarikan budaya indonesia, menyatukan para PMI untuk lebih cinta tanah air dan bangsanya, serta mewujudkan kebersamaan dalam berbagai perbedaan, bergandengan tangan demi terwujudnya PMI yang berkualitas dan bermartabat. 

Even penting yang digagas oleh Persatuan Band PMI Taiwan (PBPT) yang diketuai oleh Mandala Supianto ini berupaya menyelenggarakan acara khusus untuk PMI dalam memperkenalkan budaya Indonesia di Taiwan, serta sosialisasi dan penyuluhan informasi ketenagakerjaan. Merangkai kebersamaan, persatuan dan kesatuan dalam bingkai tema “Aku Indonesia”. Selain perform musik yang dibawakan oleh berbagai band PMI juga diselingi dengan perform seni dan budaya Indonesia. 

Acara diawali dengan menyanyikan lagu Rumah Kita turut membakar semangat para penonton untuk sejenak mengingat keluarga dan kampung halaman.

KDEI Taipei hadir dalam even ini dan menyampaikan apresiasi terhadap kegiatan positif tersebut. Disampaikan dalam sambutan bahwa kegiatan tersebut sejalan dengan upaya dalam pembinaan PMI di Taiwan.

Dalam konteks sosialisasi dan penyuluhan informasi ketenagakerjaan turut disampaikan juga bahwa demi kenyamanan dan keamanan PMI selama bekerja di Taiwan kepada PMI hendaknya memperhatikan beberapa hal terkait : (1) waspada berbagai info hoax/penipuan, Penipuan yang sering antara lain undian yang mengatasnamakan lembaga/instansi tertentu, maupun tawaran pindah job; (2) deportasi terhadap PMI yang terlibat dalam kegiatan yang mengancam stabilitas keamanan di Taiwan. Hendaknya agar PMI mencegah tindakan perkelahian/tawuran, serta minum-minuman keras, termasuk mengendarai sepeda listrik atau sepeda motor pun dalam keadaan mabuk bisa berakibat fatal, yakni berujung denda atau kurungan penjara, setelah itu dideportasi, (3) menghindari narkoba, karena jelas-jelas sangat merugikan dari segi kesehatan serta ancaman hukumnya jelas yakni penjara, deportasi dan blacklist.

Dalam kesempatan tersebut turut disampaikan terkait  informasi pelayanan KDEI Taipei kepada WNI/PMI di Taiwan meliputi perpanjang kontrak tanpa pulang,dan  perpanjangan paspor serta saluran pengaduan. Bila ada permasalahan, segera laporkan ke saluran pengaduan KDEI Taipei yang telah ada selama ini baik maupun layanan pengaduan 24 Jam Taiwan 1955.

Ketua penyelenggara mengharapkan ke depannya  agar acara seperti ini dapat dilakukan secara berkelanjutan agar para PMI dapat fokus ke hobi mereka dan diharapkan dapat terhindarkan dari kegiatan negatif (narkoba, tawuran dan lain sebagainya).

Acara ini berlangsung dengan aman dan tertib menjelang sore hari pukul 16.30 waktu setempat.

Read more...

Tabligh Akbar Tainan bersama Ustadz Nurul Qomar

 

Taipei, KDEI (18/02/2018) -- Wakil Kepala KDEI Taipei, Siswadi bersama Analis Bidnaker, Farid Ma’ruf menghadiri Tabligh Akbar di Tainan bertajuk "Membangun Generasi Berakhlaqul Karimah di Negeri Formosa". Tabligh Akbar yang digagas oleh salah satu organisasi PMI yakni Forum Kerukunan Keluarga Besar Warga Indonesia di Taiwan (FKKBWIT), menghadirkan Bapak Ustadz DR. KH. Nurul Qomar, S.Sos, MM. 

 

Acara keagamaan ini berlangsung dengan hikmat dan sukses yang dilaksanakan di Tainan yang dihadiri oleh ratusan orang yang umumnya berasal dari PMI sudah mulai memadati tempat kegiatan sekitar pukul 09.00 pagi. 

 

Dalam ceramahnya Bapak Ustadz Nurul Qomar turut memotivasi para PMI serta menyampaikan agar bekerja dengan profesional, serta totalitas.

 

Wakil Kepala KDEI di Taipei dalam sambutannya mengingatkan kepada seluruh WNI/TKI hadir untuk mewaspadai bentuk penipuan, menghindari minuman keras, mencegah perkelahian/tawuran karena sanksinya jelas yakni PMI bisa dideportasi, menahan diri agar tidak menjadi PMI kaburan.

 

Turut juga disampaikan seputar informasi perpanjangan kontrak tanpa pulang, pelayanan paspor, serta himbauan agar melaporkan atau konsultasi bila ada permasalahan ketenagakerjaan ke saluran pengaduan yang telah ada.

 

Di akhir sambutannya beliau menekankan pentingnya peran organisasi untuk bersinergi dalam kebaikan, saling mengingatkan anggota-anggotanya untuk tidak terjerumus dalam perilaku-perilaku yang negatif.

 

Acara berlangsung tertib dan damai sampai menjelang sore hari.

Read more...

Pertemuan Kepala KDEI Taipei dengan Menaker RI

JAKARTA – Kepala Kantor Dagang dan Ekonomi Indonesia (KDEI) Taipei, Robert J. Bintaryo didampingi Kepala Bidang Tenaga Kerja Devriel Sogia Raflis melakukan pertemuan dengan Menteri Ketenagakerjaan RI, Hanif Dhakiri. Pertemuan dilakukan untuk membahas sejumlah isu penting terkait ketenagakerjaan, khususnya Pekerja Migrant Indonesia (PMI) di Taiwan, Senin (29/01/2018). 

Beberapa topik yang menjadi bahasan utama dalam pertemuan tersebut antara lain: capaian kinerja Bidang Tenaga Kerja KDEI Taipei tahun 2017, kondisi ketenagakerjaan di Taiwan, serta rencana peningkatan kualitas pembinaan dan perlindungan bagi pekerja migran Indonesia (PMI) di Taiwan.

Sebagai informasi, sepanjang tahun 2017 terdata sebanyak 1.529 kasus telah ditangani oleh Bidang Tenaga Kerja KDEI Taipei dengan prosentase penyelesaian kasus mencapai 93,7%. Adapun secara keseluruhan, hak milik PMI yang berhasil terupayakan mencapai NTD.24.072.963,- (dua puluh empat juta tujuh puluh dua ribu sembilan ratus enam puluh tiga Taiwan Dollar).

Selain itu, dalam pertemuan dimaksud turut dibahas pula hal-hal lain menyangkut  kondisi umum menyangkut hubungan Indonesia dan Taiwan. (*)

Read more...

Permudah Pelayanan, KDEI Taipei Kenalkan SIPKON (Sistem Informasi Perpanjangan Kontrak PMI Taiwan)  

Taipei, KDEI (25/01/18) – KDEI Taipei menyelenggarakan Sosialisasi Pengenalan Sistem Informasi Perpanjangan Kontrak PMI di Taiwan (SIPKON). Acara ini dibuka langsung oleh Kepala KDEI Taipei, Robert J Bintaryo. Acara ini dihadiri oleh Gabungan Asosiasi Agensi serta Perwakilan Asosiasi Agensi dari berbagai County di Taiwan (Taipei, Kaohsiung, New Taipei City, Taoyuan dan Tainan) serta beberapa agensi terbesar yang membantu memfasilitasi PMI dalam perpanjangan kontrak di Taiwan. 

Dalam sambutannya Kepala KDEI Taipei beliau menyampaikan bahwa dengan penggunaan Sistem Informasi diharapkan dapat meningkatkan pelayanan yakni kemudahan bagi PMI, majikan maupun agensi dalam perpanjangan kontrak tanpa pulang bagi PMI di Taiwan. 

“Manfaat dari sistem ini diharapkan dapat lebih mempermudah para PMI maupun majikan dan agensi dalam perpanjangan kontrak tanpa pulang di Taiwan. Dengan adanya sistem ini menjawab kekhawatiran PMI selama ini, yakni ketika cuti tidak perlu lagi mendatangi kantor BP3TKI untuk pendataan / pengurusan asuransi karena semuanya sudah dilakukan di Taiwan pada KDEI Taipei. Sistem ini juga sudah terintegrasi dengan sistem Asuransi BPJS Ketenagakerjaan & Perbankan”, ujarnya dalam sambutannya.

“Intinya bahwa kehadiran sistem ini dapat mempersingkat waktu dan lebih memudahkan bagi agensi/majikan maupun PMI di Taiwan”, tegasnya dalam mengakhiri sambutannya.

Kabidnaker, Devriel Sogia Raflis menegaskan bahwa melalui pertemuan ini diharapkan dapat mendapatkan masukan dan feedback penting dari (agency) guna penyempurnaan dalam pengembangan sistem informasi tersebut.

Analis Bidnaker, Farid Ma’ruf turut menyampaikan paparan teknis terkait Sistem Informasi Perpanjangan Kontrak (SIPKON). Aplikasi online sistem tersebut dihadirkan guna memberikan kemudahan pelayanan bagi PMI tersebut direncanakan akan dilaunching bulan Februari 2018.

“Output akhir dari SIPKON yakni terdatanya PMI yang melakukan perpanjangan kontrak tanpa pulang di Taiwan ke dalam Sistem Informasi Komputerisasi Tenaga Kerja Luar Negeri (SISKOTKLN) serta terdaftarnya PMI sebagai peserta Program Jaminan Sosial Ketenagakerjaan (Asuransi BPJS Ketenagakerjaan)”, ujarnya dalam paparannya.

Terdapat 4 (empat) tahap dalam pelayanan perpanjangan kontrak yang dapat dilakukan di Taiwan yakni :

  1. Persiapan (melengkapi dokumen yang diperlukan seperti alur proses selama ini)
  2. Pendaftaran (mengisi formulir online, melakukan pembayaran asuransi BPJS Ketenagakerjaan)
  3. Verifikasi (verifikasi dan pemeriksaan dokumen, endorsement)
  4. Pengecekan Status (mengecek status perpanjangan kontrak)

Tahap 1 dan 2 dilakukan oleh agensi/majikan/PMI, bila sudah selesai dilanjutkan dengan tahap 3 dan 4 yakni pada Kantor KDEI Taipei.

Dengan demikian dapat menyajikan data penempatan yang realtime serta kecepatan dalam tracking data PMI dalam penyelesaian permasalahan PMI sehingga dapat meningkatkan perlindungan PMI di Taiwan. Melalui system ini diharapkan juga dapat memudahkan klaim asuransi PMI ke depannya.

Ujicoba sistem tersebut saat ini dapat dilakukan dengan mengakses http://bit.ly/SIPKON

Dalam kesempatan tersebut, Perwakilan Bank BNI, Ersam Richard Parura juga menyampaikan tata cara pembayaran program jaminan sosial melalui Bank BNI. Dalam materi intinya disampaikan bahwa pembayaran program jaminan sosial saat ini sudah dapat dilakukan baik di Indonesia melalui bantuan keluarga PMI maupun di Taiwan yakni menggunakan fitur produk BNI yakni KPI (Kartu Pekerja Indonesia) yang berupa fasilitasi mobile, internet dan SMS Banking. 

Melalui pertemuan tersebut, perwakilan agensi yang hadir tampak antusias menyambut sistem baru tersebut serta turut menyampaikan beberapa masukan antara lain tentang perlunya kemudahan dalam pembayaran Program Jaminan Sosial, serta perlunya pengumuman dari KDEI Taipei sehingga dapat disebarkan kepada seluruh PMI serta pertanyaan menyangkut persyaratan dalam pengajuan perpanjangan kontrak. 

Read more...

KDEI Taipei hadir dalam Tabligh Akbar di Chiayi

Chiayi (14/01/18) – Tabligh Akbar MTYCIT (Majelis Ta'lim Yaasin Chiayi Indonesia-Taiwan),  berlangsung sukses. Acara religi ini mengusung tema  "Mencari Keikhlasan untuk Menggapai Ridho Illahi".

Ratusan jamaah yang sebagian besar adalah Pekerja Migran Indonesia (PMI) hadir dalam kegiatan keagamaan ini yang merupakan hasil kerjasama antara MTYCIT dengan organisasi TKI/WNI di Taiwan,  KMIT (Keluarga Muslim Indonesia Taiwan), PCINU Taiwan, Banser dan pihak terkait lainnya.

Sekitar pukul 11.00, dalam kondisi yang cerah, jamaah mulai berdatangan dari berbagai penjuru Taiwan, mulai memadati lokasi di GedungSekolah Chiayi She Chuiyang Kosiau, no. 605, Chuiyang Rd., West District., Chiayi City.

KDEI di Taipei diwakili oleh Mochammad Firdaus, mengapresiasi kegiatan ini sebagai salah satu upaya dalam rangka pembinaan TKI/WNI di Taiwan. 

“Kegiatan ini diharapkan dapat memberikan motivasi, serta dapat mengingatkan kita agar selalu bertakwa kepada Allah SWT, serta agar selalu mengingat kampung halaman dan keluarga tercinta di Indonesia,” ujarnya dalam sambutan di hadapan jamaah. 

Dalam kesempatan ini beliau menegaskan kepada PMI agar selalu bekerja dengan baik, tetap mematuhi peraturan setempat, menghindari berbagai modus penipuan, jangan terpengaruh iming-iming atau ajakan untuk kaburan, mengendalikan diri atau menjauhi pergaulan bebas, menjauhi narkoba, dsb. 

“Yang paling penting adalah bila ada masalah langkah pertama adalah bisa melindungi diri sendiri, serta mengetahui saluran-saluran pengaduan. Hendaknya bila ada permasalahan khususnya terkait ketenagakerjaan dapat dilaporkan ke KDEI di Taipei untuk segera ditindak lanjuti maupun saluran pengaduan milik Taiwan”, tambahnya dalam mengakhiri sambutannya.

Dalam acara tabligh akbar, ini menghadirkan Habib Achmad Jamal bin Toha Ba’agil. Beliau menyampaikan ceramah serta tanya jawab yang diikuti dengan jamaah dengan penuh antusias. Dalam doa bersama yang dibimbing beliau berjalan penuh khidmat, khusyuk, ikhlas dan penuh makna.

Acara ini, berlangsung tertib, aman dan damai, di akhiri  sekitar pukul 16.00.

 

Read more...

KDEI Taipei Bekerjasama dengan Pemerintah Kota Taichung melalui Radio di Taichung

(18/12/2017) KDEI Taipei selalu berupaya untuk memberikan wawasan yang luas terkait informasi ketenagakerjaan kepada Pekerja Migran Indonesia (PMI) di Taiwan. Upaya tersebut antara lain dilakukan dengan menjalin kerjasama dengan pemerintah setempat di Taiwan.

KDEI Taipei bekerjasama dengan Pemerintah Kota Taichung melakukan penyebarluasan informasi ketenagakerjaan melalui Radio di Taichung. Pada acara tersebut KDEI Taipei diwakili oleh Devriel Sogia Raflis selaku Kepala Bidang Ketenagakerjaan, dan Ibu Rita Kepala Shelter KDEI Taipei wilayah Taichung.

Radio Taichung yang mendukung penuh acara tersebut yaitu Happy Radio di gelombang FM89.5 Taichung. Penyiaran telah dilakukan pada hari Kamis, 14 Desember 2017. Adapun materi penyiaran berupa informasi ketenagakerjaan yang meliputi himbauan, pelayanan ketenagakerjaan serta informasi pelayanan KDEI Taipei di Taman Piramid setiap minggu pertama tiap bulannya.

Tujuan utama kerjasama ini salah satunya adalah memberikan perlindungan dan informasi yang terbaru dan terpercaya terkait ketenagakerjaan kepada PMI di Taiwan.

“Melalui kerjasama ini, diharapkan dapat lebih meningkatkan dan memberikan wawasan yang luas kepada PMI di Taiwan pada khususnya, selain itu dapat lebih meningkatkan kerjasama antara Taiwan dan Indonesia”, sepatah kata dari Bapak Devriel yang disampaikan dalam acara tersebut.

Read more...
Subscribe to this RSS feed

TAUTAN LAIN

Kontak Kami

6F, No. 550, Rui Guang Road, Neihu District, Taipei, 114, Taiwan, ROC
Phone : (02) 87526170
Fax : (02) 87523706

Email: ieto[at]ms8.hinet.net

Our website is protected by DMC Firewall!