Menu

Investasi (39)

50 Perusahaan Taiwan Hadiri Indonesia Investment Business Forum (IIBF) 2019

Taipei, 22 Juli 2019 - Kepala KDEI Taipei, Didi Sumedi menyampaikan kata sambutan pada acara Indonesia Investment Business Forum (IIBF) 2019 bertempat di Indonesia Exhibition Center yang dihadiri oleh sekitar 50 perwakilan perusahaan dan pebisnis Taiwan di Taipei.

Pada sambutannya, Kepala KDEI menyambut baik kegiatan ini khususnya dalam mendorong arus investasi Taiwan di Indonesia. Pada kesempatan ini Direktur Promosi Regional BKPM, Indra Darmawan turut hadir memberikan keynote speech. Dalam paparannya, disampaikan mengenai peluang dan tantangan sekaligus potensi Indonesia sebagai negara tujuan investasi yang tepat bagi Taiwan termasuk menjelaskan mengenai beberapa relaksasi kebijakan yang dapat memfasilitasi investor asing di Indonesia. Masih pada sesi pembukaan, Executive Director of Market Development Department Taiwan External Trade Development Council (TAITRA) James K. J. Chen, juga mendorong agar para investor Taiwan dapat berinvestasi di Indonesia.

Kegiatan ini terbagi atas 2 (dua) sesi diskusi panel yang menghadirkan narasumber antara lain SVP CTBC Bank, Kepala BKPMD Propinsi Banten, Direktur Promosi dan Kehumasan BP Batam, Kepala Bidang Perdagangan KDEI Taipei, Kepala Bidang Industri KDEI Taipei yang menjelaskan perkembangan terkini mengenai potensi sekaligus peluang investasi di masing-masing bidang.

Di akhir kegiatan juga telah dilaksanakan kegiatan one-on-one business meeting antara BP Batam dan Kawasan Industri (KI) Modern Cikande dari Provinsi Banten dengan para pelaku bisnis Taiwan guna memaparkan potensi yang dapat ditawarkan oleh masing-masing KI termasuk berdialog dengan para pengusaha Taiwan di bidang komponen elektronik dan tekstil.

Read more...

KDEI Taipei Dan Badan Koordinasi Penamanan Modal (BKPM) Menyelenggarakan Indonesia Business Forum (IBF)

KDEI Taipei bekerjasama dengan Badan Koordinasi Penamanan Modal (BKPM) telah menyelenggarakan Indonesia Business Forum (IBF) di Taipei pada tanggal 22 Mei 2019 di Indonesia Exhibition Centre, Taipei.

Acara ini dihadiri oleh sekitar 40 peserta dari berbagai perusahaan di Taiwan di sektor industri elektronik, otomotif, kimia, alas kaki, ICT, bioteknologi, jasa konstruksi dan perdagangan. Kegiatan Business Forum tersebut memberikan informasi mengenai prosedur investasi, ekspor dan impor, keimigrasian serta pertanahan.

Kegiatan diawali dengan sambutan dari Kepala KDEI Taipei yang menyampaikan bahwa Indonesia memiliki hubungan ekonomi yang baik dengan banyak negara baik secara bilateral maupun multilateral. Hal ini ditandai dengan banyaknya free trade agreement (FTA) yang telah dimiliki Indonesia yang menjadi keuntungan apabila investor Taiwan berinvestasi di Indonesia, perusahaan juga akan mendapatkan akses ke pasar ASEAN, bilateral dan internasional.

Adapun pembicara pada forum ini antara lain:
Kepala Bidang Investasi, KDEI Taipei yang menyampaikan antara lain hal-hal yang harus diperhatikan ketika akan berinvestasi di Indonesia, prosedur investasi, persyaratan minimum nilai investasi, serta lokasi yang disarankan.

Kepala Bidang Perdagangan, KDEI Taipei menyampaikan ketentuan umum dalam hal impor, fasilitas pembebasan bea masuk mesin, barang, dan bahan bagi impor, ketentuan impor barang modal baik baru maupun used capital goods, peraturan ekspor Indonesia serta free trade agreement yang dimiliki Indonesia.

Kepala Bidang Imigrasi, KDEI Taipei yang menjelaskan jenis-jenis visa dan prosedur mendapatkan visa yang terkait dengan proyek investasi.

serta, Direktur PT. Bekasi Fajar Industrial Estate yang memaparkan jenis-jenis hak atas tanah di Indonesia, prosedur pembelian tanah di kawasan industri, cara merekrut tenaga kerja, upah minimum, serta profil kawasan industrinya.

Acara ditutup dengan sesi tanya jawab di mana terdapat beberapa pertanyaan antara lain mengenai nilai maksimum kepemilikan saham asing, cara perolehan hak atas tanah, keamanan di Indonesia, harga tanah di kawasan industri, biaya visa, penjamin visa serta logistik dan perpajakan. Pasca acara para peserta melakukan networking dengan para pembicara untuk menindaklanjuti minat investasi dan perdagangan.

Read more...

Indonesia Malaysia Investment Seminar

Taipei, 24 April 2019 - Kepala KDEI Taipei, Bpk. Didi Sumedi menyampaikan sambutan pada acara Indonesia Malaysia Investment Seminar pada tanggal 23 April 2019 bertempat di NTUH International Convention Center yang dihadiri oleh 120 orang pengusaha dan pebisnis Taiwan.

Pada sambutannya, Kepala KDEI menyampaikan perkembangan terakhir di Tanah Air terkait pelaksanaan pemilu, iklim investasi dan perdagangan serta kerjasama Indonesia-Taiwan dalam mendukung perkembangan Ekonomi kedua belah pihak.

Turut hadir sebagai narasumber pada kesempatan presentasi dan tanyajawab, Kepala Bidang Investasi KDEI Taipei, Bpk. Mochammad Firdaus yang menjelaskan peluang dan iklim investasi Indonesia.

Selain itu, pada seminar ini juga disampaikan permasalahan Konvensi Pajak di Indonesia oleh Aaron Yeh dari KPMG di Taiwan dan experience shared dari PT. Formosa Teknologi Sentral yang disampaikan oleh Mr. Kao Ying Chang.

Indonesia Malaysia Investment Seminar yang diselenggarakan oleh Department of Investment Services (DOIS) MOEA bekerjasama dengan KPMG in Taiwan juga menghadirkan pembicara dan narasumber dari Malaysian Friend and Trade Center (MFTC) Taipei.

Read more...

Perluas Portofolio Luar Negeri, WIKA Tandatangani Agreement Sanying Line Rapid Transit Project dengan RSEA Engineering Corporation Taiwan

Taipei - PT WIJAYA KARYA (Persero) Tbk. (WIKA) melakukan Signing Agreement Ceremony untuk Proyek Sanying Line Rapid Transit dengan RSEA Engineering Corporation Taiwan, pada Kamis, 11 April 2019 di Indonesia Exhibition Centre, Kantor Dagang dan Ekonomi Indonesia di Taipei.

Penandatanganan dilakukan secara langsung oleh Direktur Operasi III WIKA, Destiawan Soewardjono dan President of Architectural Engineering of RSEA Engineering Corporation Taiwan, Jason Wu serta disaksikan langsung oleh Kepala KDEI untuk Taipei, Didi Sumedi. Acara ini juga dihadiri oleh Wakil KDEI untuk Taipei, Teddy Surachmat beserta Jajaran Manajemen WIKA serta RSEA Engineering Corporation Taiwan.

Diawali penjelasan mengenai Proyek Sanying Line Rapid Transit oleh Aliset Sebayang, Country Manager WIKA untuk Taiwan. Dalam paparannya, beliau menyampaikan bahwa WIKA akan terlibat dalam pengerjaan Paket Kontrak I dari Proyek Sanying Line Rapid Transit berupa 4 bangunan stasiun dan dilanjutkan dengan Paket Kontrak II berupa 3 bangunan stasiun dan 1 Depo yang menghubungkan Distrik Sanxia dan Distrik Yingge serta Paket Kontrak III yaitu Pembangunan Basement Gedung Taiwan Insurance Building dengan Metode Top-Down.

Dalam sambutannya, Direktur Operasi III WIKA, Destiawan Soewardjono menyampaikan bahwa WIKA bangga bisa bekerjasama dengan RSEA Engineering Corporation Taiwan dikarenakan pengalaman serta reputasi dari Perusahaan Terkemuka ini di Taiwan, dan dengan adanya proyek ini beliau berharap peluang WIKA di Taiwan akan menjadi besar dan luas dengan berbagai proyek baru lainnya dan dengan adanya proyek stasiun diatas menjadi pembuktian terkait performance dan pengalaman WIKA di sektor infrastruktur khusus pembangunan transportasi publik.

Kepala Kantor Dagang Ekonomi Indonesia untuk Taipei, Didi Sumedi juga turut menyampaikan kebanggaannya atas pencapaian WIKA yang telah berekspansi membanggakan Indonesia di Taiwan. "RSEA Engineering Corporation akan mendapat kepuasan dari hasil kerja yg dikerjasamakan dgn salah satu BUMN Indonesia dan Champion di bidangnya", terangnya.

Dengan ditandatanganinya agreement ini, semakin menunjukkan eksistensi WIKA di Taiwan yang di mana sebelumnya telah melakukan Joint Operations dengan Dong – Pi Co., Ltd (Dong - Pi) untuk membangun Bridge Across the Kinmen Island.

Read more...

Perwakilan Indonesia Meraih Penghargaan Pada 2018 Taichung World Flora Exposition

Taichung World Flora Exposition telah dibuka pada hari Sabtu, 3 November 2018 dan berlangsung di Houli Horse Ranch & Forest Park Area di distrik Houli Taichung, Yongfeng Park Area di distrik Waipu, dan Huludun Park Area di distrik Fengyuan, masing-masing menempati area 30.04, 14.32 dan 16.52 hektar

Acara ini akan memamerkan keindahan dan keragaman botani dari industri pertanian Taiwan . Tujuan dari acara ini adalah meremajakan sumber daya alam lokal, hortikultura, lanskap taman dan berbagai industri lainnya, menghasilkan gaya hidup kosmopolitan yang segar dan mempromosikan infrastruktur perkotaan yang menguntungkan dan peluang untuk pertukaran budaya internasional. Dengan memadukan tema GNP (Hijau, Alam, dan Rakyat), tiga taman yang disebutkan di atas memperlihatkan pembangunan yang ramah lingkungan, pertanian intensif, dan perbaikan lingkungan.

Yayasan KONSERVASI JANUR INDONESIA (ig : @YK JANURI) mewakili Indonesia pada acara 2018 Taichung World Flora Exposition di Blossom Pavilion booth no 1, meraih 3 penghargaan untuk kategori : Excellent Award untuk General Arrangement
Bronze untuk Plant Arrangement ; Silver for Flower Arrangement

Read more...

Penandatanganan Kerjasama Joint Operations antara WIKA dengan Dong – Pi Co., Ltd.

Taipei (16/10/18) PT WIJAYA KARYA (Persero) Tbk. (WIKA) melakukan Joint Operations dengan Dong – Pi Co., Ltd (Dong - Pi) yang secara resmi tertuang dalam kontrak yang ditandatangani oleh Direktur Operasi WIKA Destiawan Soewardjono dan CEO Dong – Pi Wang Yin Ho yang disaksikan langsung oleh Kepala KDEI Didi Sumedi yang dilaksanakan di Kantor Dagang dan Ekonomi Indonesia (KDEI) di Taipei pada Selasa (16/10).

JO WIKA & Dong - Pi ini dibentuk untuk membangun Bridge Across the Kinmen Island. Jembatan ini memiliki panjang 5400m dan nantinya akan menghubungkan dua pulau di bawah teritori Taiwan yang berdekatan dengan Tiongkok yaitu Pulau Kinmen Besar dan Pulau Kinmen Kecil. Lingkup pekerjaan WIKA yaitu pengerjaan 5 buah pylon pada main bridge yang meliputi pekerjaan Partial Bore Piling, Pilecap and Tower dan Wadges.

Selain proyek jembatan tersebut, WIKA juga berpeluang mendapatkan proyek pembangunan Passenger Service Building Center dari hasil kerjasama dengan Dong - Pi. Passenger Service Building Center (PSBC) merupakan bangunan gedung untuk pelayanan penumpang pada pelabuhan Shui-Tao, yang juga berada di pulau Kinmen, Taiwan.

Direktur Operasi WIKA Destiawan Soewardjono menganggap pencapaian ini akan membawa dampak positif bagi perkembangan perseroan di region Asia Timur. Dari penandatanganan kontrak jembatan beserta peluang kerjasama pembangunan PSBC, Destiawan menargetkan kontrak baru yang dicapai WIKA dapat mencapai Rp1,2 triliun.

Selanjutnya diharapkan pengerjaan proyek yang rencananya akan dimulai pada Januari 2019 akan terealisasi dengan baik untuk mengejar target operasi pada September 2020.

Read more...

KDEI di "2018 Tainan Biotechnology and Green Energy Expo"

Tainan City Government bekerja sama dengan media Commercial Times telah mengadakan "2018 Tainan Biotechnology and Green Energy Expo" pada tanggal 5-8 Oktober 2018. Dengan keuntungan geografis kota Tainan di mana banyak terdapat industri bioteknologi dan green energy, pameran ini merupakan platform pemasaran yang sangat baik untuk menampilkan produk dan teknologi berkualitas tinggi dan mendorong kerjasama para pelaku usaha untuk saling bekerjasama mengembangkan bisnisnya. 

KDEI Taipei berpartisipasi dalam acara ini dengan mempromosikan peluang investasi di bidang industri makanan, industri kosmetik dan kelistrikan. Selama pameran booth KDEI Taipei telah dikunjungi oleh calon investor yang berminat baik untuk berinvestasi di Indonesia maupun untuk mencari peluang untuk mengekspor produk produk dari Indonesia ke Taiwan.

Read more...

Asia Frozen Food Corp dan PT Austindo Nusantara Jaya Tbk Merealisasikan Rencana Joint Venture

Asia Frozen Food Corp (AFFC) merupakan perusahaan asal Taiwan yang bergerak di bidang industri pengolahan makanan dengan teknologi yang cukup tinggi, dengan kapasitas produksi 90.000 ton produk pertanian, mempekerjakan 3.100 orang dengan 700 diantaranya adalah petani. Produk utama AFFC antara lain sayuran beku, edamame, ikan dan belut. Saat ini perusahaan telah memiliki pabrik di Taiwan, Vietnam, Thailand, Republik Rakyat Tiongkok, dan Indonesia. 

AFFC telah berkomunikasi dengan PT Austindo Nusantara Jaya Tbk (ANJ) sejak 2015 untuk penjajakan kerjasama investasi di bidang industri pengolahan makanan (edamame) di Jember senilai USD 7 juta.

Rencana kerjasama tersebut telah direalisasikan dalam joint venture (JV) dalam kepemilikan saham di PT Gading Mas Indonesia Teguh, anak perusahaan ANJ yang bergerak di bidang industri makanan yang telah beroperasi di Jember sejak tahun 1992. AFFC telah membeli 20% saham PT Gading Mas Indonesia Teguh (GMIT).

Acara Evening Cocktail Party diselenggarakan oleh ANJ pada tanggal 29 November 2017 di Jakarta untuk merayakan kerjasama JV tersebut. 

Direktur Utama GMIT, Jahya Lukas, mengatakan GMIT akan masuk ke industri makanan beku, setelah melewati tiga tahun terakhir bermitra dan bekerja sama dengan para petani edamame di Kabupaten Jember, memberikan pendampingan selama masa tanam dan panen agar bisa menghasilkan edamame yang berkualitas, kemudian membelinya dari petani dan memasarkan produk tersebut ke Bali, Jawa Timur, dan Jawa Barat. Melalui kerjasama strategis ini, GMIT akan memfokuskan bisnis edamamenya untuk pasar ekspor, terutama ke Jepang.

Pada kesempatan tersebut, Representative of Taipei Economic and Trade Office di Jakarta, Mr. John Chen, menyampaikan bahwa Asia Foods Group memiliki 50% market share edamame di dunia, dan ANJ Group merupakan reputable company di Indonesia yang berkomitmen mengedepankan pengembangan bertanggung jawab. Jadi ini merupakan kerjasama antara dua pihak yang sangat potensial, dan JV layaknya seperti pernikahan, mengucapkan selamat dan terima kasih kepada Asia Food Group yang telah merespon kebijakan Taiwan New Southbound Policy.

Selanjutnya, Chairman of Asia Foods Group, Mr. Lin, Chang-Chi, mengatakan Asia Foods sudah cukup lama berminat untuk investasi di Indonesia dan akhirnya telah terealisasi dengan adanya JV ini. Saat ini ANJ Group memproduksi sekitar 1600 ton/tahun dan dapat ditingkatkan menjadi 20-30 ribu ton / tahun setelah pendirian unit frozen line dan kerjasama strategis dengan AFCC.

Terakhir President Director of ANJ, Istini Siddharta  menyampaikan bahwa masing-masing pihak memiliki kelebihan, diantaranya ANJ memahami produksi di Indonesia, pasar lokal, dan agroeconomy, sementara Asia Foods Group memiliki akses pasar dan pengalaman yang lebih maju. Diharapkan kerjasama ini akan sukses dan dilanjutkan dengan ekspansi bisnis lainnya.

Read more...

Perwakilan KDEI melakukan kunjungan ke Sanyang Motor (SYM)

Taipei - Perwakilan KDEI melakukan kunjungan ke Sanyang Motor (SYM) di Hsinchu pada 5 Oktober 2017 dan diterima langsung oleh Chairman Sanyang Motor, Mr. Harrison Liu.  SYM merupakan produsen motor pertama di Taiwan sejak 1954. Dalam perkembangan bisnisnya SYM juga telah menjalin kerjasama dengan Honda dan Hyundai. 

Dalam pertemuan tersebut Mr. Liu menyampaikan bahwa pada tahun 1996 SYM telah memasarkan produknya keIndonesia dan di tahun 2005 juga sempat membangun small manufacturing plant di Indonesia, namun proyek investasi tersebut kurang berhasil.

Beliau juga menyampaikan keinginannya dalam jangka panjang untuk kembali berinvestasi di Indonesia. Namun, tantangan yang mereka hadapi antara lain beratnya persaingan dengan motor asal Jepang, adanya miss perception antara produk asal Taiwan dengan produk asal Repubik Rakyat Tiongkok yang kurang baik dan kebutuhan modal yang cukup besar untuk mendukung pembiayaan pembelian produk SYM.

Oleh karena itu, SYM berharap bisa dipertemukan dengan partner di Indonesia yang memiliki kemampuan finansial yang memadai dan trustworthy. (mys)

Read more...

Tim Ekonomi KDEI menghadiri Taiwan International Invention Show and Technomart

Taipei -  Tim  Ekonomi KDEI menghadiri  Taiwan International Invention Show and Technomart (INST)  pada tanggal 28 September 2017. Dalam sesi Business Opportunity with Southeast Asia Countries Forum, Kepala Bidang Investasi, Muhammad Firdaus memberikan paparan / informasi terkait peluang-peluang investasi di Indonesia.

Pada kesempatan kli ini juga seluruh perwakilan negara ASEAN berfoto bersama perwakilan ITRI pada Business Opportunities Conference with  Southeast ASEAN Countries

Selain itu, Indonesia mengirimkan 5 (lima) grup dari anak perusahaan Pertamina untuk  ikut serta dalam kompetisi invention sebagai salah satu rangkaian INST.  Awarding Ceremony akan diselenggarakan pada tanggal 30 September 2017 pada pukul 10.00 di TWTC. (mys)

Read more...
Subscribe to this RSS feed

Kontak Kami

6F, No. 550, Rui Guang Road, Neihu District, Taipei, 114, Taiwan, ROC
Phone : (02) 87526170
Fax : (02) 87523706

Email: ieto[at]ms8.hinet.net

TAUTAN LAIN

DMC Firewall is developed by Dean Marshall Consultancy Ltd