Menu

Wonderful Indonesia Night


Taipei (11/11/2019) Kepala KDEI Taipei, Didi Sumedi menyampaikan sambutan pada acara Indonesian Night di Grand Hyatt Hotel Taipei. Indonesian Night merupakan salah satu rangkaian acara perkenalan kuliner dan seni budaya Indonesia kepada para pelaku industri pariwisata di Taipei. Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif RI bekerjasama dengan KDEI Taipei dan 10 travel Agent telah berpartisipasi pada pameran pariwisata terbesar Taipei Internasional Travel Fair tanggal 8-11 November 2019 di Nangang Exhibition Centre. Tahun ini Indonesia mendapatkan penghargaan The Best Pavilion Award dari Taiwan Visitor Association. Hadir pada acara Indonesian Night adalah dari kalangan media, perwakilan perusahan maskapai penerbangan di Taipei, Asosiasi Industri Pariwisata, Diaspora, perwakilan PPI, Travel Agent dan Tour Operator.
Penyajian kuliner Indonesia pada kegiatan ini disiapkan oleh 2 Chef Indonesia (Grand Hyatt Jakarta) yaitu bapak Susanto dan Bapak Bowo. Selain itu, Indonesian night juga dimeriahkan oleh para seniman Indonesia antara lain pertunjukan Tari Bali, musik Sasando dan permainan alat musik biola. Kemudian dilanjutkan dengan acara pembagian door prize 2 buah paket wisata ke Indonesia kepada media dan travel Agent.

Read more...

Taipei International Travel Fair 2019

 

Taipei, 8 November 2019 - Kepala KDEI Taipei, Didi Sumedi menghadiri sesi pembukaan dan turut serta dalam sesi pengguntingan pita yang menandakan dibukanya secara resmi Taipei International Travel Fair (TITF) 2019 pada 8-11 November 2019 di Nangang Exhibition Centre. Adapun kata sambutan pembukaan disampaikan oleh Presiden Taiwan, Tsai Ing-wen; Menteri Perhubungan dan Komunikasi Taiwan, Lin, Chia-Lung; Minister without Portfolio, Chang Jing-sen, dan Chairperson Taiwan Visitor Association, Yeh Chu-Lan dan dihadiri oleh sebagian besar Duta Besar dan Representative perwakilan Negara sahabat. 

TITF diprakarsai oleh Taiwan Visitor Association sejak tahun 1987. Pada tahun 2018, TITF berhasil dilaksanakan dengan mengundang lokal dan international travel related organisation sebanyak 521 exhibitor, 27 exhibitor maskapai penerbangan, 199 exhibitor hotel, spa resorts, homestay, dan 49 exhibitor jenis industri terkait pariwisata lainnya. Pada TITF 2019, Kementerian Pariwisata RI bekerjasama dengan KDEI Taipei mendirikan booth seluas 81m2, antara lain untuk pertunjukan kesenian indonesia, batik workshop, pertunjukan permainan alat musik tradisional Indonesia (sasando), massage corner dan coffee corner. Selain itu, booth Indonesia juga mendirikan 10 stand untuk memfasilitasi 10 industri travel agent/organizer yang menjual paket wisata ke Indonesia. 

Di akhir pelaksanaan kegiatan ini, juga akan dilaksanakan kegiatan “Indonesian Night” dalam bentuk jamuan makan malam khas Indonesia dan pertunjukan kesenian Indonesia yang diperuntukkan kepada wholesaler Taiwan yang menjual paket wisata Indonesia. Indonesia Night akan dilaksanakan pada 11 November 2019 di Hyatt Taipei dengan mengundang 35 perwakilan industri dan 10 travel agent/organizer yang berpartisipasi di booth Indonesia. Pada kegiatan dimaksud, Indonesia juga berkesempatan untuk memperkenalkan dan mempromosikan kuliner Indonesia yang akan disajikan oleh 2 orang Chef dari Grand Hyatt Indonesia.

Read more...

KDEI Taipei berpartisipasi pada kegiatan Yilan International Art Festival  

 

Yilan, 16 Oktober 2019, Bidang Pariwisata dan Perhubungan KDEI Taipei menghadiri Press Conference dan Opening Ceremony kegiatan Yilan International Art Festival pada tanggal 16 Oktober 2019 di Yilan, Taiwan. Festival di Yilan mengambil tema: Jelajahi Peta Dunia Musik di Yilan. Acara ini merupakan kegiatan persahabatan antar negara melalui kegiatan seni yang diinisiasi oleh Kantor Wali Kota Yilan. Beberapa sutradara terkenal turut hadir pada kegiatan ini yakni gitaris keturunan Filipin dan Jepang yaitu Mr. Adolfo Timuat Toyoda. Negara lainnya yang turut berpartisipasi adalah Polandia, Rusia, Meksiko, Jepang, Filipina, Hong Kong, Mongolia, Thailand, Amerika, Indonesia, Spanyol, dan Taiwan. Sementara itu, dari Indonesia menampilkan Batuan Ethhic Balawan, yang dikenal sebagai gitaris jari ajaib, kombinasi instrumen gitar ganda dan penari gamelan tradisional. Mereka menjelajahi dunia Jazz Fusion dengan cara yang sangat berwarna dengan teknik "8 jari tapping.

 

Read more...

KDEI Taipei berpartisipasi dalam Muslim Seminar on International Conference Hall of the Institute of Transportation Building

 

Taipei, 23 Oktober 2019, Bidang Pariwisata dan Perhubungan KDEI Taipei menghadiri Muslim Seminar di Taipei yang disponsori oleh Taiwan Tourism Bureau, Ministry of Transportation and Communication (MoTC). Hadir 3 (tiga) negara sebagai keynote speech untuk sesi pagi adalah Dr. Sapta Nirwandar, Chairman of Indonesia Halal Lifestyele Center (Wakil Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif periode 2011-2014) yang menyampaikan materi The Impact of social media on the hospitality and halal tourism industry in Indonesia; Mr. Fazal Bahadeen, CEO, Crescent rating & Halal Trip (Singapore) yang menyampaikan materi The Muslim Travel Market; dan Mr. Dato’ Sri Abdul Khani Bin Daud, yang menyampaikan materi International Marketing Cases on muslim Travel: Malaysia’s Perspective.

Taiwan Tourism Bureau telah mencanangkan lingkungan pariwisata ramah-muslim (muslim friendly) dan secara aktif mempromosikan kualitas untuk industri perhotelan dan restoran, serta mempromosikan pembangunan fasilitas ramah-Muslim dengan tujuan membantu industri pariwisata domestik Taiwan untuk menerima lebih banyak wisatawan Muslim.

Read more...

KDEI Taipei kembali Pulangkan Anak-anak WNIO di Taiwan

 

Taipei (31/10/2019), untuk kedua kalinya KDEI Taipei memulangkan anak-anak para PMI kaburan di Taiwan kepada keluarganya di Indonesia. Pada pemulangan kali ini, KDEI memulangkan 7 anak dengan rentang usia 6 bulan sampai 4 tahun. Untuk menjaga keamanan pemulangan anak, setiap anak didampingi oleh 1 orang dewasa.

Berdasarkan pernyataan para ibu-ibu PMI kaburan yang menitipkan anaknya, mereka masih ingin bekerja di Taiwan karena dorongan faktor ekonomi yang masih kurang mencukupi sehingga anak mereka lebih baik dipulangkan agar mereka dapat fokus bekerja kembali. Namun demikian, mereka menyadari kesalahannya dan tidak akan mengulanginya lagi, juga berkomitmen untuk lebih fokus bekerja.

Di Taiwan belum terdapat tempat penitipan anak yang memadai dalam jumlah besar sehingga kondisi perawatan anak tidak memadai bagi tumbuh kembang anak.

Setelah dikonfirmasi kepada Departemen Kesejahteraan Sosial kota Taipei, mereka hanya memiliki shelter khusus anak-anak yang dapat menampung 10-11 anak saja. Sedangkan anak Indonesia yang lahir di Taiwan dari para PMI kaburan jumlahnya semakin meningkat dari tahun ke tahun seimbang dengan jumlah PMI di Taiwan yang berjumlah sebesar 273.605 orang (Data Statistik Ministry of Labor Taiwan).

KDEI Taipei akan terus melakukan proses pemulangan anak-anak WNI overstayer ke Indonesia. Pemulangan ini dapat terlaksana dengan baik dan lancar berkat kerja sama KDEI Taipei dengan sejumlah otoritas dan pihak terkait di Taiwan serta Kemlu, Kemsos, BNP2TKI dan Kementerian/Lembaga terkait di Indonesia. Untuk itu KDEI Taipei menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada semua pihak yang telah mendukung pemulangan ini dan yang berikutnya.

Read more...

Diaspora Dinner & Gathering 2019

 

Taipei, 30 Oktober 2019 - Kepala KDEI Taipei, Didi Sumedi menyampaikan kata sambutan pada kegiatan Diaspora Dinner & Gathering yang bertempat di Indonesia Exhibition Center (IEC) KDEI Taipei yang dihadiri lebih dari 100 diaspora Indonesia, terdiri dari perwakilan pengusaha, mahasiswa dan pekerja migran Indonesia yang berada di Taiwan. Adapun tujuan dari kegiatan ini adalah dalam rangka menggali dan mengembangkan potensi diaspora Indonesia di Taiwan yang tentunya akan memberikan dampak yang luar biasa bagi kemajuan bangsa.

Kegiatan ini dimotori oleh Indonesia Diaspora Network (IDN) Taiwan bekerjasama dengan KDEI Taipei dan menghadirkan Duta Besar Dino Patti Djalal selaku Chairman of the Board of Trustee of IDN Global. Kegiatan dilaksanakan melalui sesi diskusi panel dan tanya jawab dengan panelis antara lain Duta Besar Dino Patti Djalal, Duta Besar Soemadi Brotodiningrat (Mantan Duta Besar RI untuk Jepang dan PTRI Jenewa), Mohamad Al-Arief (Komisaris Indonesia Infrastructure Finance), Isyana Ida Bagoes Oka (Politisi/Jurnalis), dan Tricia Iskandar (VP Public Policy and Relations GOJEK Indonesia).

Dalam sambutannya, Kepala KDEI menyampaikan bahwa KDEI Taipei akan selalu mendukung kegiatan diaspora Indonesia di Taiwan sekaligus berperan sebagai mitra diaspora Indonesia. Adapun dukungan dapat berupa kolaborasi program/kegiatan promosi perdagangan, investasi, pariwisata dan sosial budaya, menjembatani komunikasi dan koordinasi antara kelompok masyarakat Indonesia, dan memajukan kerja sama dengan Taiwan yang terkait program human capital development, ekonomi, investasi dan pendidikan. Pada kesempatan ini juga sekaligus telah dilakukan serah terima jabatan Ketua IDN Taiwan untuk periode 2019-2021 dari Ibu Kartika Dewi kepada Hanas Surbakti.

Read more...

3rd Indonesia - Taiwan Steel Dialogue

  

Surabaya, 24 & 25 Oktober 2019 - Indonesia dan Taiwan untuk ketiga kalinya menyelenggarakan Steel Dialogue, yaitu sebuah forum diskusi di sektor baja dengan tujuan untuk mendiskusikan mengenai roadmap kebijakan industri baja masing-masing, informasi pasar, serta kemungkinan akses pasar, kerjasama industri, dan peluang investasi di antara keduanya. Forum diskusi baja kali ini diselenggarakan pada tanggal 24 - 25 Oktober 2019 di Surabaya, disertai dengan kunjungan ke beberapa perusahaan baja di Indonesia, antara lain, PT.Indal Steel Pipe, PT.Timur Megah Steel, PT.Dwi Jaya Sentosa, dan Maspion Industrial Estate.

Hadir pada acara ini delegasi dari pihak Taiwan antara lain adalah Deputy Director General Bureau of Foreign Trade - Ministry of Economic Affairs Mr. G.J. Lee selaku Chairman dari pihak Taiwan, Kepala Kantor Taipei Economic and Trade Office (TETO) Jakarta Mr. John C. Chen, Secretary General Taiwan Steel & Iron Industries Association (TSIIA) serta anggota TSIIA, perwakilan Chinese National Federation of Industries (CNFI), China Steel Corporation Group, Yieh Phui Enterprise Co. Ltd., Walsin Lihwa Corporation, dan Tang Eng Iron Works Co., Ltd.


Sementara itu delegasi dari pihak Indonesia antara lain adalah Direktur Industri Logam - Kementerian Perindustrian Ibu Dini Hanggandari selaku pimpinan delegasi, Staf Khusus Menteri Perindustrian Bapak I Gusti Putu Suryawirawan, Kepala KDEI Taipei Bapak Didi Sumedi, Kepala Bidang Industri KDEI Taipei Bapak Syahroni Ahmad beserta staf, Kepala Bidang Direktorat Ketahanan dan Iklim Usaha Industri - Kemenperin, Kepala Bidang Direktorat Akses untuk Sumber Daya Industri dan Promosi Internasional - Kemenperin, Kepala Bidang Direktorat Kawasan Industri - Kemenperin, Ketua Asosiasi Fastener Indonesia (AFI), PT.Maspion Group, PT.Dwi Jaya Sentosa, PT.Indal Steel Pipe, dan PT.Timur Megah Steel.


Forum dialog dibuka dengan Kata Sambutan dari Kepala KDEI Taipei, Kepala TETO, Direktur Industri Logam - Kemenperin, dan Deputy Director General Bureau of Foreign Trade - MOEA. Dalam kata sambutannya Kepala KDEI Taipei Bapak Didi Sumedi menyebutkan bahwa pelaksanaan Steel Dialogue ini sangat erat kaitannya dengan 2 dari 5 program prioritas Presiden Jokowi di periode kedua, antara lain adalah, Pengembangan Sumber Daya Manusia dan Transformasi Ekonomi. Dalam hal pengembangan sumber daya manusia dibutuhkan dukungan dana yang cukup besar dan pengoptimalan kerja sama dengan sektor industri, sedangkan dalam hal transformasi ekonomi, harus ada perubahan dari bergantung pada sumber daya alam menjadi penciptaan daya saing manufaktur dan layanan modern yang memiliki nilai tambah tinggi.


Dan dalam kata sambutannya juga Direktur Industri Logam - Kemenperin menambahkan, bahwa tujuan dilaksanakannya Steel Dialogue ini bagi pihak Indonesia adalah untuk menjamin kontinuitas bahan baku bagi Industri yang telah ada di Indonesia, penyediaan bahan baku bagi industri yang akan melakukan perluasan, penumbuhan investasi industri baru asal Taiwan, dan juga menjadi wadah bagi pemerintah dan pengusaha industri baja Indonesia dan Taiwan untuk membahas isu-isu perdagangan yang dihadapi kedua belah pihak.


Dalam forum ini juga dibahas beberapa isu penting antara lain adalah, tingginya pajak bea masuk produk baja Taiwan ke Indonesia, pihak Taiwan memohon untuk pemerintah Indonesia menurunkan pajak bea masuk tersebut, pihak Indonesia menyampaikan agar usulan tersebut dimasukkan ke dalam point permohonan untuk penyusunan PTA (Preferential Trade Arrangement), sedangkan dari pihak Indonesia berharap penurunan bea masuk produk baja Taiwan harus diimbangi juga dengan komitmen investasi Taiwan di Indonesia, dan juga disampaikan bahwa Taiwan dapat menggunakan Indonesia sebagai Base Camp produksi bajanya untuk pasar regional maupun global. Dalam kesempatan ini pun pihak Taiwan menyampaikan harapannya untuk kerja sama hilirisasi produk hulu Alloy Steel, Galvalum, Galvanis, Stainless Steel, serta Solar Cell Panel yang berasal dari Taiwan ke Indonesia sehingga dapat memenuhi kebutuhan industri dalam negeri Indonesia maupun untuk diekspor kembali ke negara lain. Kedua belah pihak sepakat untuk melanjutkan pembahasan Steel Dialogue dalam sebuah focus group yang khusus membahas tentang implementasi dari apa yang sudah dibahas di dalam Steel Dialogue ketiga ini.


Steel Dialogue yang ke-3 ini ditutup dengan penentuan waktu dan lokasi Steel Dialogue ke-4 yang akan dilaksanakan tahun depan pada bulan Oktober 2020 di Kaohsiung, Taiwan.

Read more...

Winter Festival 2019

Taipei, 13 Oktober 2019 - Kepala KDEI Taipei, Didi Sumedi menyampaikan kata sambutan pada acara Winter Festival 2019 yang bertempat di Nangang Exhibtion Center yang dihadiri lebih dari 50.000 Pekerja Migran Indonesia (PMI) yang berada di Taiwan.
Kegiatan ini merupakan kegiatan tahunan Indo Suara Taiwan bekerja sama dengan KDEI Taipei dan Bank BNI Taiwan Taiwan yang merupakan festival musik yang ditujukan khususnya bagi para PMI di Taiwan sekaligus sebagai media gathering antara PMI dengan KDEI Taipei serta pemangku kepentingan terkait di Taiwan.
Pada sambutannya Kepala KDEI menyampaikan beberapa penekanan bagi PMI Indonesia agar selalu mengikuti peraturan ketenagakerjaan yang berlaku di Taiwan dan apabila memiliki permasalahan agar dapat berkoordinasi dengan Agency dan KDEI Taipei. Selain itu, Kepala KDEI Taipei juga mengingatkan para PMI agar selalu berhati-hati dalam menyikapi tawaran investasi dan menganjurkan untuk menggunakan media pengiriman uang ke Indonesia yang sah dan legal. Pengisi acara utama kegiatan ini menghadirkan grup musik ternama nasional “GIGI” dan diliput oleh berbagai media lokal setempat, televisi nasional Indonesia dan media Internasional.

Read more...
Subscribe to this RSS feed

Kontak Kami

6F, No. 550, Rui Guang Road, Neihu District, Taipei, 114, Taiwan, ROC
Phone : (02) 87526170
Fax : (02) 87523706

Email: ieto[at]ms8.hinet.net

TAUTAN LAIN

DMC Firewall is a Joomla Security extension!