Menu

Kantor Dagang dan Ekonomi Indonesia di Taipei - Items filtered by date: Wednesday, 03 May 2017

KDEI-Taipei melakukan koordinasi ke BNP2TKI terkait Penempatan dan Perlindungan TKI di Taiwan

 

Jakarta, (02/05/17). Baru-baru ini KDEI-Taipei melakukan kunjungan koordinasi ke BNP2TKI guna membahas beberapa pending matter terkait penempatan dan perlindungan TKI di Taiwan. 

Wakil Kepala KDEI di Taipei, Siswadi dalam paparannya menegaskan tentang perlunya pengaturan tentang biaya penempatan yang lebih transparan dan berpihak kepada TKI.  Saat ini biaya penempatan ke Taiwan tergolong tinggi dikarenan ada komponen biaya lain di luar cost structure (biaya penempatan) yang ditetapkan oleh Pemerintah. Diharapkan pemangku kepentingan di Indonesia dapat lebih melakukan pengawasan dan pembinaan terhadap PPTKIS yang diduga atau berpotensi melakukan penyimpangan tersebut.

Isu lain yang turut menjadi perhatian bersama adalah TKI kaburan yang trendnya terus meningkat, mendekati 10 %. 

Turut hadir dalam pertemuan ini Kabid naker, Devriel Sogia Raflis dan Analis Bidang Naker, Farid Ma'ruf. 

Dalam kunjungan tersebut juga dibahas tentang rencana tata kelola  penempatan dan perlindungan TKI di Taiwan. 

Direncanakan dalam waktu dekat  BNP2TKI akan melakukan kunjungan ke Taiwan guna menindaklanjuti pembahasan tersebut.

Read more...

Sembilan TKI di Hsinchu juga meraih predikat TKI Teladan Tahun 2017

Hsinchu, (29/04/17), KDEI-Taipei kembali menghadiri acara penyerahan sertifikat tenaga kerja teladan yang diselenggarakan oleh BLA Hsinchu. Acara tersebut merupakan bentuk apresiasi pemerintah Hsinchu terhadap kinerja, dedikasi, kerja keras dan sumbangsih para pekerja asing terhadap Hsinchu.

Acara tahunan tersebut dibuka langsung oleh Walikota Hsinchu City, Mayor Lin Chih-chien.  Tujuan utama diadakannya acara tersebut diharapkan dapat memicu tenaga kerja lainnya untuk dapat berkinerja lebih baik. 

Adapun 9 (sembilan) TKI yang berhasil menjadi finalis juara yang telah mengungguli puluhan TKI pendaftar lainnya adalah Agus, Giyem, Nur Khasanah Bt Sanadji Ngarsi, Suyatin, Sumilah, Mujiati, Susi Widayati, Mimin Yuliarti, dan Misilah. Even seperti ini biasanya didominasi oleh TKI dari sektor domestik, namun pada even ini seorang TKI jabatan ABK/Nelayan juga berhasil mendapatkan predikat kategori TKI Teladan tersebut yakni Agus. 

Semoga TKI yang lain dapat menunjukkan dedikasi terbaiknya dalam bekerja sehingga mengharumkan kembali nama Indonesia di Taiwan.

Read more...

KDEI-Taipei Hadiri Employment Busines Meeting BNP2TKI

Denpasar, (27/04/2017), KDEI-Taipei hadir dalam Employment Busines Meeting (EBM) ke sembilan yang diselenggarakan oleh Deputi Bidang Kerjasama Luar Negeri dan Promosi, BNP2TKI. Kegiatan tersebut dilaksanakan di di Ruang Kharisma Ballroom Discovery Kartika Hotel Denpasar, Bali.

Deputi KLN dan Promosi, Elia Rosalina Sunityo dalam sambutannya menyampaikan bahwa salah satu dari kegiatan yang menjadi prioritas BNP2TKI di tahun 2017 ini adalah perluasan penempatan TKI formal (terampil) ke berbagai negara tujuan penempatan. Terkait dengan prioritas penempatan TKI formal itu, salah satu cara yang ditempuh adalah memperkuat cakupan pasar kerja luar negeri melalui kerjasama berbagai skema penempatan TKI serta peningkatan fungsi Labour Market Inteligence di Perwakilan Republik Indonesia.

EBM ini bertujuan untuk mendapatkan informasi terkini tentang kesempatan kerja serta pasar kerja bagi tenaga kerja Indonesia di negara-negara kawasan Asia Pasifik dan Timur Tengah serta Eropa. Juga mendapatkan komitmen penempatan TKI sektor formal baik skema G to G, G to P maupun P to P dari potential employer, employment agencies dan stakeholder lainnya. Serta sharing  informasi mengenai kualifikasi, kompetensi dan sertifikasi Tenaga Kerja Indonesia berbagai sektor unggulan dan permintaan tenaga kerja di pasar kerja luar negeri. 

Prioritas penempatan TKI formal terampil ini merupakan arah kebijakan Pemerintah khususnya dalam perluasan kesempatan kerja luar negeri di bidang penempatan dan perlindungan TKI ke luar negeri adalah, peningkatan TKI formal (terampil), profesional, dan mandiri.

Perwakilan yang turut hadir dalam kegiatan ini dari jajaran pemerintahan Kerajaan Arab Saudi Deputy Minister of International Labor Affair, Ziyad Al Saigh, dan 9 (Sembilan) Perwakilan RI di luar negeri yaitu KBRI Doha, KBRI Riyadh, KBRI Muscat, KBRI Bandar Seri Begawan, KBRI Singapura, KJRI Istanbul Turki, KJRI Osaka Jepang, KJRI Penang, KDEI Taipe, serta beberapa Employer dari bermacam-macam perusahaan yang membawa info demand langsung untuk formal sektor, serta 70 PPTKIS yang akan menindaklanjuti info demand yang didapat dalam rapat EBM ini.

Sementara itu Sekretaris Utama BNP2TKI Hermono menambahkan EBM ini merupakan upaya promosi yang sangat strategis. EBM ini dilakukan sebagai kegiatan yang memfasilitasi pertemuan calon pengguna jasa(users) dengan sumber supply di dalam negeri.

Hermono menyebutkan sekarang ini banyak permintaan tenaga kerja sektor folrmal di Timur Tengah seperti di kontruksi, restoran, kemudian sektor kesehatan itu cukup banyak permintaanya. ini tantangan bagi kita untuk menyiapkan supply yang sesuai dengan persyaratan yang diminta user.

Program up grading skill menjadi prioritas utama BNP2TKI untuk memenuhi permintaan tenaga kerja formal yang trampil dan siap kerja, kata Hermono. 

Siswadi, Wakil Kepala KDEI di Taipei dalam paparannya menyampaikan beberapa hal yang menjadi informasi dan peluang sekaligus tantangan dalam penempatan dan perlindungan TKI di Taiwan antara lain terkait lowongan kerja profesional (white collar) yang dapat diisi oleh tenaga kerja profesional dari Indonesia, adanya revisi Peraturan baru Taiwan yang pro terhadap TKA antara lain perpanjangan kontrak tanpa pulang, cuti dengan gaji tetap dibayar, maupun peraturan perlindungan terhadap ABK (act distant water). Selain itu sejalan dengan kebijakan baru tentang New South Bound Policy, pihak Taiwan mencoba melakukan investasi ke Indonesia yang secara langsung membutuhkan tenaga kerja. Salah satu skema penempatan yang perlu dilakukan penjajakan adalah Taiwan telah memberlakukan Direct Hiring (perekrutan langsung TKA tanpa  mekanisme agensi/PT), saat ini beberapa sending countries telah mencoba skema tersebut. 

Beliau juga menegaskan bahwa salah satu kendala saat ini terkait dengan penempatan TKI di Taiwan adalah masalah pembebanan biaya (overcharging) yang memberatkan TKI, tentunya hal ini perlu pembenahan yang serius.

Di akhir penyampaiannya beliau juga menyampaikan bahwa saat ini Taiwan sedang menggodok RUU baru yakni “Act for the Recruitment and Employment of Foreign Profesional Tallent” tentang kebijakan untuk menarik lebih banyak pekerja professional, diutamakan dari alumni perguruan tinggi. 

Turut hadir dalam even tahunan tersebut yakni Devriel Sogia Raflis selaku Kepala Bidang Tenaga Kerja, Farid Ma’ruf, dan Analis Bidang Tenaga Kerja.

Sampai pada penutupan acara ini, diperoleh ribuan job indikasi yang selanjutnya dapat difollow up oleh BNP2TKI untuk dapat ditindaklanjuti menjadi job ril dan diharapkan terjadi matching antara supply dan demand sehingga dapat berlanjut pada proses penempatan TKI ke luar negeri sesuai dengan peraturan yang berlaku.

Read more...

Kunjungan Kerja Deputi Penempatan BNP2TKI guna Peningkatan Kualitas Penempatan TKI ke Taiwan

Taipei, (04/05/17), Kepala KDEI-Taipei, Robert J Bintaryo menerima kunjungan kerja Deputi Penempatan BNP2TKI, Agusdin Subiantoro. Kunjungan kerja ini dalam rangka pembahasan isu-isu strategis terkait dengan upaya-upaya terobosan baru dalam rangka peningkatan kualitas penempatan TKI ke Taiwan. Kunjungan kerja di Taiwan diawali dengan courtesy visit ke KDEI di Taipei. Dalam courtesy visit tersebut sempat dibahas beberapa rencana yang akan diperjuangkan saat ini yakni terkait dengan peningkatan integrasi sistem KDEI di Taipei dan BNP2TKI (Sistem endorsement dan Sistem Simpati). Isu lain juga sempat disinggung antara lain terkait rencana skema penempatan zero cost bagi caregiver rumah tangga, rencana penyesuaian gaji sektor domestik, pembahasan tentang ABK LG, isu perpanjangan kontrak tanpa pulang, isu overcharging, rencana pengalihan biaya rekrut dan fee agency bagi TKI konstruksi pada proyek pemerintah kepada pengguna, serta isu-isu lainnya seputar ketenagakerjaan di Taiwan. Isu-isu penting tersebut diharapkan dapat diinisiasi dalam kunjungan ini, serta dapat ditindaklanjuti guna terwujudnya penempatan dan perlindungan TKI yang lebih baik dan menguntungkan bagi TKI. Dalam kunjungan ini, Deputi Penempatan bersama dengan Kepala KDEI di Taipei beserta jajarannya juga memberikan pengarahan langsung di hadapan ratusan TKI di ruang pelayanan Imigrasi KDEI di Taipei. Sempat juga diadakan dialog interaktif singkat dengan beberapa TKI. Acara kunjungan diakhiri dengan pose bersama TKI yang tampak gembira dan antusias dengan kehadiran pejabat BNP2TKI tersebut. Selanjutnya rangkaian kunjungan tersebut dilanjutkan dengan pertemuan dengan stakeholder terkait lainnya di Taiwan.

Read more...
Subscribe to this RSS feed

TAUTAN LAIN

Kontak Kami

DMC Firewall is developed by Dean Marshall Consultancy Ltd